Badan Otonom NU

PAC IPNU IPPNU Kroya Galang Dana, Peduli Bencana Kalsel dan Sulbar

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kroya melakukan aksi galang dana untuk korban banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan gempa di Sulawesi Barat (Sulbar).

Belum berakhir pandemi Covid-19, di awal tahun 2021 Indonesia ditimpa dengan berbagai bencana  baik alam maupun  non alam. Mulai dari jatuhnya pesawat, banjir, gempa bumi, tanah longsor dan lain sebagainya. Tentu saja ini menjadi awal tahun yang memprihatinkan.

Penggalangan dana untuk bencana Kalsel
Penggalangan dana untuk Bencana Alam oleh IPNU-IPPNU Kroya disebar di titik pusat keramaian Kecamatan Kroya

Datangnya bencana ini kemudian memunculkan empati dari berbagai kalangan. Mereka menggalang bantuan dengan membuka donasi atau sumbangan , memberikan dana, pakaian, obat-obatan serta kebutuhan lainnya.

Berawal dari empati,  PAC IPNU-IPPNU Kroya juga tergerak untuk melakukan penggalangan dana. Kegiatan ini dilakukan selama enam hari berturut-turut, sejak Selasa (19/01) sampai dengan Minggu (24/01).

Ketua PAC IPNU Kroya, Farhan Saputro mengharapkan kegiatan tanggap bencana badan otonom NU ini dapat membantu para korban banjir di Kalimantan Selatan dan gempa di Sulawesi Barat. Selain itu, ia berharap kegiatan ini juga akan menjadikan nama baik PAC IPNU IPPNU Kroya.

Untuk memaksimalkan hasil galang dana, PAC IPNU IPPNU Kroya mengerahkan Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU se Kecamatan Kroya untuk ikut terjun langsung ke lapangan dengan menyisir setiap pengguna jalan yang lewat. Dengan begitu akan terjalin kekompakkan dan kerjasama antar pengurus PAC dan pengurus Ranting.

Baca Artikel Terkait

Menurut penuturan Farhan, tehnis penggalangan dana dikoordinatori oleh komandan Corps Brigade Pembangunan (CBP) Riko Gunawan dan Eko Juliantoro. Mereka membagi  tim menjadi 3 dan tersebar di 3 titik pusat.

“Kami membagi tim menjadi 3 kelompok. Masing-masing kelompok disebar di 3 titik pusat.. Titik pertama lampu merah perempatan air mancur, kemudian lampu merah komplek lapangan Tugu Kroya, dan terakhir di palang pintu perlintasan kereta api.

“Tujuannya jelas, yang pertama untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir dan gempa. Dan yang kedua dapat membawa nama baik IPNU IPPNU Kecamatan Kroya, Untuk penyaluran dana, kita lewat perantara NU CARE LAZISNU,” pungkasnya.

Kontributor: Muhammad Ngafif Ma’ruf
Editor : Ahmad Nur Wahidin

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

five × five =

Back to top button