Video

Robot ini Membersihkan Atap Ka’bah Menjelang Ramadhan

Membersihkan atap Ka’bah menjelang Ramadhan 1443 H dengan teknologi Robot, seperti apa kiranya? Pekerjaan pemeliharaan berkala dilakukan pada kain Ka’bah dalam persiapan untuk bulan suci Ramadhan; meliputi lantai dasar, dinding – sabuk Ka’bah dan atap.

Selama Ramadhan Masjidil Haram di Makkah akan mengalami peningkatan pengunjung menyusul beberapa pelonggaran aturan; juga karena pencabutan pembatasan COVID-19 di Arab Saudi. Dan selama bulan Ramadhan umat Islam tampak akan lebih banyak mencurahkan waktu untuk beribadah.

Direktur departemen pemeliharaan Kiswah Ka’bah di Masjidil Haram, Fahd Al-Jabiri, mengatakan bahwa pekerjaan pemeliharaan termasuk mengencangkan ikat pinggang Ka’bah untuk mempertahankan kilau dan mengencangkan tepi kain.

Sabuk Ka’bah menggantung 9 meter di atas tanah dan memiliki sulaman ayat-ayat Al-Qur’an ke kain sutra hitamnya dengan benang perak berlapis emas.

Al-Jabiri mengatakan bahwa Kiswah diperiksa setiap hari dan menjalani perawatan berkala melalui tim spesialis Saudi, beberapa di antaranya memiliki pengalaman 26 tahun.

Robot Pembersih

Video di bawah ini menunjukkan bagaimana teknologo robot digunakan untuk membersihkan bagian atap Ka’bah.

Pekerjaan pemeliharaan musiman pada Kiswah, penutup Ka’bah Suci di Mekah, dimulai pada hari Minggu pekan ini menjelang bulan Ramadhan. Pekerjaan akan berlangsung selama lima hari dan akan dilakukan oleh 14 orang teknisi yang akan didampingi oleh seorang quality monitor, seorang ahli kesehatan dan satu unit kesehatan dan keselamatan kerja.

Direktur departemen pemeliharaan Kiswa Fahd Al-Jabri mengatakan bahwa penutup akan dibersihkan setelah pekerjaan pemeliharaan selesai. Ia menambahkan, kegiatan tersebut akan dilakukan sesuai dengan protokol pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

“Pembersihan Ka’bah adalah tindakan ibadah yang mendalam. Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan intensitas emosi yang dialami seseorang di tempat yang tepat di mana para nabi telah berdiri,” kata Omar al-Midhahi dari Mekah, wakil editor surat kabar Al-Watan dan saksi beberapa kali pencucian.

Ka’bah – yang diyakini Muslim pertama kali dibangun oleh Adam, kemudian dibangun kembali oleh Ibrahim dan mencerminkan sebuah rumah di surga – disebutkan beberapa kali dalam Al-Qur’an, kitab suci Islam.

Rumah (ibadah) pertama yang ditunjuk untuk laki-laki adalah di Bakkah (nama lama untuk Makkah), penuh berkah dan petunjuk bagi semua jenis makhluk. Di dalamnya terdapat tanda-tanda yang nyata: maqam Ibrahim (Al-Qur’an Surat 3, ayat 96-97).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button