Berita

Vaksinasi Guru Ngaji Madin Kemenag Cilacap Dilaksanakan

Vaksinasi Guru Ngaji Madrasah Diniyah (Madin) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cilacap dilaksanakan mulai tanggal 30 Agustus 2021, demikian disampaikan Kepala Kankemenag Cilacap H Imam Tobroni kepada NU Cilacap Online.

Menurut H Imam Tobroni, Vaksinasi Guru Ngaji Madin dilaksanakan untuk tujuan mempersiapkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka bagi mereka para Ustadz dan Ustadzah di Madrasah Diniyah.

“Kegiatan KBM tatap muka di Madin harus benar-benar disiapkan, termasuk vaksinasi bagi guru ngaji. Ikhtiar Vaksinasi Guru Ngaji Madin Kemenag Cilacap untuk memastikan kegiatan KBM di Madin aman dan pelaksanaan KBM terhindar dari bahaya pandemi,” katanya.

H Imam Tobroni menegaskan, pelaksanaan KBM tatap muka mengikuti kebijakan pemerintah dalam hal penyelenggarannya. Kementerian Agama Kabupaten Cilacap sendiri menyatakan siap untuk mendukung pelaksaannya, terutama dari sejumlah Madrasah Diniyah yang menjadi kewenangan Kemenag Cilacap.

Untuk itu, pihak Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, lanjut H Imam Tobroni, telah berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap untuk bersinegi dalam melaksanakan upaya teknis vaksinasi Guru Ngaji Madin. Kemudian masalah pelaksanaannya, akan diselenggarakan sesegera mungkin.

“Vaksinasi guru Ngaji Madin sesegera mungkin. Sesuai dengan data di Kementerian Agama, masih banyak guru ngaji Madin yang belum tersentuh vaksinasi. Kita tidak ingin ini menghambat proses KBM tatap muka khusunya di Madrasah Diniyah,” ungkap H Imam Tobroni.

H Imam Tobroni menyampaikan apresiasi kepada para Guru Ngaji Madin yang sudah mengikuti Vaksinasi termasuk yang difasilitasi dan dilaksanakan oleh Ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, atau bahkan oleh pemerintah dan partai politik.

Sebelumnya, Kementerian Agama Kabupaten Cilacap sudah melaksanakan Vaksinasi untuk lebih dari 4000 an guru di  RA, MI, MTs dan MA di lingkungan Kementerian Agama. Vaksinasi ribuan guru juga dalam rangka ikut memastikan persiapan KBM tatap muka lebih baik dan lancar.\

Guru Madin dan TPQ

Langkah vaksinasi ini diharapkan bisa mempercepat penurunan risiko penyebaran Covid-19 disamping kampanye ketaatan protokol kesehatan (prokes). Para guru ngaji Madrasah Diniyah ini punya wibawa yang lebih di masyarakat. Ketika mereka juga turut mengajak santri dan juga keluarga santri serta warga pada umumnya untuk disiplin menggunakan dan prokes lainnya, diyakini proses KBM tatap muka kelak akan lebih efektif.

Guru TPQ dan Madin setiap hari mengajar dan pasti bertemu dengan para murid. Potensi penularan Covid-19 bisa semakin ditekan dengan vaksinasi ini.

Dihubungi NU Cilacap Online, Kasi PD Pontren Kemenag Cilacap Banu Tolib M.Pd.I menyatakan, peran Guru TPQ dan Madin sangat mulia, ikut mencerdaskan anak banga sekaligus mencetak agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlaqul karimah.

“Begitulah serta guru TPQ dan Madin maupun Pondok Pesantren dalam mengaktualisasikan ilmunya demi kemaslahatan bersama. Terima kasih banyak untuk para Guru dimanapun berada. Termasuk guru TPQ, Madin dan Ponpes yang sudah luar biasa berperan dalam mendidik putra dan putri generasi bangsa Semoga dengan vaksinasi ini, Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kekebalan agar tidak lagi tertular Covid-19,” kata Banu Tolib

Banu Tolib berpesan, meskipun sudah divaksin, kepada para guru Madin TPQ untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan sebaikn-baiknya. Senantiasa tidak lupa 5M+1D Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas dan memperbanyak berdoa kepada Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

nineteen + sixteen =

Back to top button