Dokumentasi

Lajnah Falakiyah NU Cilacap, Idul Fitri 17 Juli 2015

Idul Fitri 17 Juli 2015. Ketua Lajnah Falakiyah NU Cilacap KH. Maslahuddin Syukur S.Pd.I menyatakan bahwa awal bulan Syawal 1436 H Insya Allah jatuh pada Hari Jumat Pahing 17 Juli 2015 karena posisi Hilal sudah Imkanurukyat.

Dengan ini ketetapan Hari Raya Idul Fitri 17 Juli 2015 sudah bisa dipastikan. Tahun ini, Idul Fitri jatuh pada hari Jumat tanggal 17 Juli 2015 dalam kalender Masehi dan tanggal 1 Syawal 1436 dalam kalender Hijriyah.

Idul Fitri atau lebaran adalah acara penting bagi umat Islam di Indonesia untuk saling berkumpul dan bersilahturahmi bersama sanak saudara dan keluarga. Di Indonesia, ada banyak tradisi lokal yang kini menjadi bagian acara lebaran yang tidak dijumpai dalam acara Idul Fitri di Timur Tengah atau negara-negara lainnya.

Salah satunya adalah halal bihalal atau saling memaafkan di saat lebaran yang bermula sejak dakwah Wali Songo di abad ke 15. Acara sunkem terhadap orang tua juga merupakan tradisi lokal yang menjadi bagian dari acara lebaran di Indonesia.

Tak lupa adalah ketupat yang dipercaya berasal dari bahasa Jawa kupat atau ngaku lepat (mengakui kesalahan). Anyaman daun kelapa pembungkus ketupat melambangkan keasalahan dan dosa yang dilakukan manusia, sedangkan ketupat putih di dalamnya melambangkan kebersihan hati setelah memohon maaf dari segala kesalahan.

Artikel Terkait

Seperti diketahui, NU tetap menggunakan metode rukyatul hilal dalam menentukan awal Ramadhan, awal Syawal dan awal Dzulhijjah. Oleh sebab itu, pihak Lajnah Falakiyah NU Cilacap juga akan melaksanakan Rukyatul Hilal, 16 Juli 2015 mendatang di Pantai Ayah, Kebumen.

Rukyat digunakan untuk mengoreksi metode hisab. “Rukyat dan hisab laksana dua sisi keping mata uang. Dan temuan-temuan yang diperoleh melalui rukyat itu menjadi sarana koreksi terhadap hitungan hisab,” tuturnya.

Berikut ini data hisab rukyat ephimeris Lajnah Falakiyah NU Cilacap tahun 2015.

DATA HISAB RUKYAT EPHEMERIS TAHUN 2015 M

Lokasi Rukyat Pantai              : Kebumen

Lintang tempat            ( P )     : -7° 43′ 54.9″

Bujur tempat               ( Bt )    : 109° 23′ 26.7″

Tinggi tempat              ( Tt )    : 23M dpl

Ijtima’ Hari Kamis Manis jam : 08j.26m.26.37d (pagi hari) tanggal 16 Juli 2015 pada sore hari Kamis malam jumat terbenam matahari (Maghrib) Jam : 17j.32m.3.48d Wib

Azimut Matahari                     : 21° 43′ 21.27″

Azimut Hilal                           : 16° 58′ 12.32″

Posisi Hilal                              : – 4° 45′ 38.95″

Tinggi Hilal Haqiqi                 : 5° 18′ 26.15″

Tinggi Hilal Mar’I                   : 4° 57′ 9.16″

Lama Hilal diatas ufuk           : 0° 22′ 11.35″

Keadaan Hilal                         : – 43°99’8.68″ (miring ke selatan)

Lebar Hilal                              : 0° 12′ 27.67″

Terbenam Hilal                        : 17j 54m 14.83d (Wib)

Maka awal bulan syawal 1436 H. Insya Allah jatuh pada Hari Jumat Pahing

17 Juli 2015 MKarena 4° 57′ 9.16″ sudah imkanurukyat.

Kalisabuk, 12 Juli 2015

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama

Lajnah Falakiyah Cilacap

Maslahuddin Syukur,S.Pd.I.

Ketua

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

thirteen + 5 =

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button