Badan Otonom NU

Konfercab XIV IPPNU Cilacap, Neni Ismiati Ketua Terpilih

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Cilacap gelar Konferensi Cabang (Konfercab) XIV sebagai pertanggung jawaban terakhir dalam organisasi. Bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Jannah Sampang pada Ahad, 25 April 2021 lalu dan Neni Ismiati, kader asal Gandrungmangu terpilih sebagai Ketua PC IPPNU Cilacap masa khidmat 2021-2023.

Konfercab XIV IPPNU Cilacap dibuka oleh Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap Imam Tobroni, dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IPPNU Jawa Tengah Nirma Aini Masfufah, Kepala Desa Sampang, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sampang, H Imam Asy’ari, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cilacap ‘Aliman, Sekretaris PC Fatayat NU Cilacap Nisfatul Azizah dan Ketua PC IPNU Cilacap Aziz Muhsin.

Hadir pula Ketua Dewan Perwakilan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Cilacap Abdullah Ahmad Mukhtar Zein, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Jannah Sampang Hartoyo, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat dan Muslimat Sampang, serta alumni PC IPNU IPNU Cilacap diantaranya Hj.Endang Sutarsih, Tadkiroh, Nopita Lisonari, Miftahul Khoirot.

Ketua PC IPPNU Cilacap, Umaroh Dina Suryana menyampaikan ungkapan permintaan maaf dan terima kasih untuk kepengurusannya dalam sambutannya yang terakhir.

“Semoga estafet kepemimpinan bisa diteruskan dan program yang sebelumnya belum terlaksana pada periode selanjutnya bisa dilaksanakan dengan baik. Dan saya minta maaf apabila di kepengurusan ini kurang maksimal, karena tidak ada kepemimpinan yang sempurna” katanya

Dalam sambutannya, Ketua PW IPPNU Jawa Tengah, Nirma Aini Masfufah menyampaikan tiga poin penting yang harus dicapai dalam sebuah konferensi organisasi, yakni evaluasi kepengurusan, rancangan strategis dan regenerasi.

“Dalam konferensi ini tentunya tidak semata hanya sebagai ajang pemilihan ketua, tapi tiga poin penting tersebut juga aharus dicapai untuk kelangsungan organisasi kedepannya,” tegas Nirma

Konfercab XIV IPPNU Cilacap

Wakil Ketua PCNU Cilacap, H Imam Tobroni menegaskan empat poin penting yang sedang digayengkan NU, yakni di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan keagamaan.

H Imam Tobroni  mengajak, mari kita sosialisasikan gerakan ayo sekolah di sekolah NU, dengan membangun kepercayaan bahwa NU bisa dan mampu melahirkan kader NU di bidang pendidikan.

“Dalam hal ini IPPNU memiliki peran strategis dengan menggunakan media sosial untuk menceritakan kebaikan NU, sebelum orang lain bercerita tentang keburukan. Karena stigma buruk sering terjadi sebab kita tidak pandai menceritakan kebaikan dan keunggulan NU,” katanya

Selain itu, di bidang ekonomi pentingnya penguatan enterpreneur kepada anak muda khususnya kader IPPNU yang nantinya akan menguasai pasar bebas.

“Dengan dunia yang semakin berubah sudah seharusnya anak muda tidak lagi berpikir untuk bekerja secara pragmatis, dan penting untuk adanya penguatan enterpreneur.” ujarnya.

Tentunya sebagai organisasi keagamaan bermanhaj ahlusunnah wal jama’ah dengan ciri tasamuh, tawazun, tawadu’ dan i’tidal kader NU terus menggalakan gerakan “Ayo Mondok” agar tidak ketinggalan dalam membangun diri dalam aspek keagamaan yang moderat.

Dalam akhir pembukaan PC IPPNU Cilacap menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban kepada PCNU Cilacap. Peserta Konfercab XIV IPPNU Cilacap kali ini hanya berasal dari perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Se-Kabupaten Cilacap. Biasanya Pimpinan Ranting juga turut hadir, namun karena masih dalam kondisi pandemi panitia mengurangi jumlah peserta yang hadir.

Setelah pembukaan acara dilanjutkan pembahasan dan penetapan Tata Tertib Konfercab yang dibahas dan disepakati bersama dalam forum, dipimpin oleh pengurus PC IPPNU Cilacap, Mu’nisatul Waro dan didampingi oleh Yekti Kurniasri serta Ramadhani Mahmudah.

Sidang Komisi terlaksana setelah istirahat shalat dhuhur, sidang ini dibagi menjadi tiga forum dengan rincian komisi A pembahasan strategi pengembangan organisasi, komisi B pembahasan pokok-pokok progra kerja, serta komisi C pembahasan pokok-pokok pikiran atau rekomendasi.

Dalam sidang laporan pertanggungjawaban berlangsung haru, Umaroh terbata-bata dan tak mampu menahan air mata, mengingat perjuangannya dan jajaran pengurusnya selama ini dalam mengembangkan organisasi. Hingga laporannya diterima oleh seluruh peserta dan dinyatakan demisioner oleh PW IPPNU Jawa Tengah. Suasana haru kembali menyeruak dengan nyanyian mars IPPNU dan shalawat oleh peserta sebagai bentuk penghormatan terakhir kepengurusan 2018-2020.

Selanjutnya dalam Sidang Tata Tertib Pemilihan Ketua berlangsung memanas, sejumlah peserta adu argumen dalam penetapan tata tertib pemilihan ini. Pemilihan Ketua PC IPPNU Cilacap masa khidmat 2021-2023 terdiri dari tiga tahap, yakni penjaringan bakal calon, penetapan calon dan pemilihan ketua.

Sebelumnya PC IPPNU Cilacap telah membuka penjaringan bakal calon yang dilakukan secara online melalui google form pada 13-18 April 2021 lalu dengan beberapa persyaratan. Muncul dua nama bakal calon ketua yaitu, Neni Ismiati asal PAC IPPNU Gandrungmangu dan Martin Nur Alfiani asal PAC IPPNU Kesugihan. Dan melakukan verifikasi dengan bakal calon yang disiarkan secara langsung di media sosial instagram milik PC IPPNU Cilacap.

Namun, karena dinilai kurang terbuka dan tidak semua PAC menyaksikan verifikasi tersebut sebab terkendala jaringan serta tidak ada publikasi siaran langsung tersebut sehingga PW IPPNU Jawa Tengah menilai perlu adanya verifikasi ulang.

Dalam tahap kedua ini berlangsung cukup alot, namun berakhir kedua bakal calon lolos verifikasi berkas dan ditetapkan sebagai calon ketua. Sebelum melanjutkan ke tahap pemilihan ketua, peserta terlebih dahulu berbuka puasa dan melaksanakan ibadah shalat maghrib.

Ketua IPPNU Terpilih Neni Ismiati
Serah terima jabatan oleh PW IPPNU Jawa Tengah Nirma Aini (kiri) kepada Ketua Terpilih Neni Ismiati (kanan)

Hasil akhir pemilihan ketua pada Konfercab XIV IPPNU Cilacap menetapkan Neni Ismiati sebagai Ketua PC IPPNU Cilacap masa khidmat 2021-2023. Dalam kurun waktu 14×24 jam, tim formatur yang terdiri dari ketua demisioner, ketua terpilih dan perwakilan masing-masing zona 1, 2, 3, 4 dan 5 harus menyusun struktur kepengurusan PC IPPNU Cilacap.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

4 × 3 =

Back to top button