MWCNU

Ke Sidareja, MWCNU Karangpucung Belajar Pengelolaan LPNU

Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Karangpucung bersama dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Karangpucung bersilaturahmi ke MWCNU Sidareja, untuk belajar tentang pengelolaan Lembaga Perekonomian NU (LPNU), Jumat (09/04) lalu.

Kedatangan mereka disambut hangat oleh  Pengurus MWCNU Sidareja Sholikhun, Ketua LPNU kegiatan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Sidareja Asrul Sani dan  Sekretaris  Nuryadin, Ketua LP Ma’arif NU MWCNU Sidareja Lukmanudin, Ketua UPZIS NU Care MWCNU Sidareja Syai’in Hidayat, Ketua PAC Fatayat NU Sidareja Umi Sangadah dan Sekretaris Sidareja Ike Asmara di gedung Skreatriat bersama (Sekber) MWCNU Sidareja.

Pada kesempatan silaturahmi tersebut, Sholihkun mewakili MWCNU Sidareja mengucapkan selamat satang kepada rombongan dari Karangpucung.

“Atas  nama MWCNU Sidareja selamat datang atas kehadiran dari MWCNU Karangpucung semoga silaturahmi kita membawa kemanfaatan bagi kita semua”, kata Sholikhun.

Acara hari itu pun berlanjut dengan acara diskusi saling berbagi pengalaman dalam pengelolaan LPNU di masing-masing MWCNU. Ketua LPNU Sidareja Asrul Sani menceritakan jatuh bangunnya awal usaha LPNU Sidareja hingga ini telah memiliki 2 unit usaha.

“Yang pertama Biro Perjalanan Ziaroh yang bernama WIRANU dan yang kedua Koprasi Bintang Sembilan Sidareja (KBSS). Usaha ini bergerak di bidang penjualan Sembako atau koperasi yang jenis konsumsi. Sejak pendirian Anggota KBSS hingga saat ini, Koperasi Wiranu telah memliki  sebanyak 40 orang anggota dengan simpanan pokok 1 juta per anggota diangsur 4 kali”, terang Asrulsani.

koperasi KBBS milik LPNU Sidareja
Koperasi Bintang Sembilan Sidareja (KBSS) salah satu badan usaha milik LPNU Sidareja

Saat ini KBBS menempati kios ukuran 3 x 4 yang dikontrak selama 5 tahun. Kios tersebut berlokasi di komplek pondok pesantren El Firdaus. Adanya koperasi ini, harapannya semua kebutuhan harian santri bisa terlayani di KBSS, ini bagian model market yang dibidik Asrul Sani dan kawan kawan sehingga mereka sebut market komunitas.

Saat dihubungi tim NU Cilacap Online baru-baru ini, Ketua LPNU  MWCNU Karangpucung  Atep Jamaludin mengaku optimis dengan kugiatan study banding ini.

“Baru masuk gedungnya saja, kemudian disodorkan buku tamu pada kolom pesan/kesan langsung saya isi satu kata “optimis’, Karangpucung bisa lahir kegiatan yang kongkrit di bidang ekonomi.Saya optimis sepulang dari Sidareja nanti kami bisa mereaplikasi tata LPNU Sidareja di Karangpucung ”, akunya optimis.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

14 − 3 =

Back to top button