Tabarukan Abuya Syaikh Soleh Muhammad Basalamah

NU CILACAP ONLINE – Silaturahim dan Tabarukan Syaikh Soleh Muhammad Basalamah menjadi satu agenda penting  ikhwan Tarekat Tijaniyah Syifaul Qulub Majenang pada bulan Syawal 1444 Hijriah ini.

Silaturahim terlaksana beberapa waktu lalu, Selasa (25/04/2023) bertepatan 3 Syawal 1444 H. Mereka melakukan kunjungan silaturahmi lebaran Idul Fitri sekaligus tabarukan kepada kiai, guru, orang tua dan murabbina Abuya Syaikh Soleh Muhammad Basalamah di kediamannya, di Pesantren Darussalam Jati Barang, Brebes.

Tiga mobil minibus dengan penumpang belasan jiwa ikhwan Attijani membersamai kegiatan ini dipandu oleh ketua Zawiyah Syifaul Qulub Haji Muhammad Awan Ukaya.

“Jika niat kita ngalap berkah guru, maka kita bertandang sowan, silaturahmi, tabarukan pada beliaunya,” kata Haji Muhammad Awan Ukaya.

“Semoga keberkahan Allah SWT melimpah pada kita sekalian. Keberkahan atas kebaikan guru. Ya keberkahan ilmunya, kepribadiannya dan sosoknya juga jejak laku lampahnya,” tambahnya.

Mengenal Sosok Syaikh Soleh Muhammad Basalamah

Abuya Syaikh Soleh Muhammad Basalamah Ulama yang lahir pada 14 juli 1959 M. merupakan putra kedua dari Syekh Muhammad Basalamah. Sejak kecil mendapatkan bimbingan langsung dari kakeknya, ulama kharismatik Syekh Ali bin Ahmad Basalamah.

Abuya Syekh Mohammad Basalamah

Beliau merupakan pemuka tokoh ulama tarekat yang mewarisi sanadnya tarekat Tijaniyah dari ayah dan kakeknya.

Sekarang beliau di samping aktif sebagai Muqoddam/Mursyid Tijaniyah juga aktif sebagai Syuriyah PCNU Kabupaten Brebes.

Di antara yang mengenal dekat dengan beliau adalah Maulana al-Habib M. Luthfi bin Yahya Pekalongan. Dulu Maulana al-Habib M. Lutfi bin Yahya lama berguru kepada kakek beliau yaitu Syekh Ali Basalamah.

Baca juga Kiai Sholeh Darat Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Diterangkan terkait nama Basalamah itu marga Arab dari Hadhramaut tapi bukan Habaib. Kebanyakan saat ini marga Basalamah di Indonesia berpaham al-Irsyad. Maka keluarga besar Abuya Syaikh Soleh Muhammad Basalamah termasuk di antara marga Basalamah yang tersisa atau langka yang tetap mengikuti faham para leluhurnya yaitu Aswaja ala Nahdlatul Ulama.

Di antara buku Abuya Soleh Muhammad Basalamah yang telah diterbitkan adalah:

1. Tabungan Hari Akhirat (koleksi Hadits-hadits Amal)
2. Pengantar Ilmu al-Quran
3. Jurus-jurus Kehidupan (Pesan-pesan Moral)
4. Detik-detik Penting Kehidupan Rasullulah Saw.
5. Keampuhan Ayat-ayat Allah
6. Keistimewaan Hari Jum’at
7. Sebaiknya Anda Tahu

Selain dakwahnya yang lemah lembut, beliau juga dikenal sebagai penulis buku yang produktif, dengan senyuman yang khas beliau menyampaikan menulis hanyalah sekedar hobi. Sungguh jarang sekali ulama masa kini memiliki hobi yang bermanfaat bagi orang banyak seperti hobi yang dimilikinya. (Imam Hamidi Antasalam)

Baca juga Tabarukan Atau Ngalap Berkah, Apa dan Bagaimana Praktiknya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button