Pondok Pesantren

Vaksinasi Di PP Al Ihya Ulumaddin Diikuti Ratusan Santri dan Guru Madin

Vaksinasi diikuti Ratusan Santri dan Guru Madin di Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap saat menjadi tuan rumah Gerakan Pesantren Jateng Serentak Vaksin covid-19. Bertempat di Aula Jadid dan Aula Qodim komplek Pesantren Al Ihya Ulumaddin.

Vaksinasi digelar , Kamis (02/09), dan diikuti sebanyak 400 santri serta 130 guru Madrasah Diniyah (Madin). Vaksinasi terselenggara atas kerjasama antara Kantor Kementerian Agama (Kan Kemenag) Kabupaten Cilacap dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan dr. Pramesti Griana Dewi, pengasuh Ponpes Al Ihya Ulumaddin, KH. Imdadurrohman Al Ubudi, Ketua PCNU Kabupaten Cilacap, KH. Nasrulloh Mukhson dan Camat Kesugihan, Basuki Priyo Nugroho.

Gerakan Pesantren Jateng Srentak Vaksin yang digelar di Jawa Tengah ini merupakan program inisiasi Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan dibuka secara virtual oleh Menteri Agama, Yahya Yaqut Kholil Qoumas, dilanjutkan prosesi pembukaan kegiatan di daerah.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan, dr. Pramesti Griana Dewi menyampaikan, bahwa gerakan vaksinasi menjadi penting sebagai ikhtiar menghadapi pandemi.

“Gerakan vaksinasi terus dilakukan sebagai ikhtiar hidup pandemi, dan vaksin pada kesempatan ini menggunakan vaksin moderna yang efektifitasnya secara ilmiah mencapai 97 persen,” katanya.

Ditemui di lokasi yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap Nyai Hj Ma’rifah menyampaikan suport dan ajakan kepada para santri agar mengikuti vaksin

“Di samping menyukseskan program pemerintah, Vaksinasi  di Pesantren Al Ihya Ulumaddin juga mempunyai kepentingan untuk menyehatkan diri sehingga tidak mudah terpapar virus covid-19,” katanya.

Terkait vaksin serentak yang diinisiasi Kanwil Jawa tengah, Nyai Ma’rifah yang juga dosen di Universitas Nahdlatul Ulama (UNUGHA) Cilacap juga menyampaikan agar program ini akan berdampak positif bagi santri di seluruh Jawa Tengah.

“Mudah-mudahan membawa dampak positif bagi santri agar lebih sehat kedepannya,” sambungnya.

Guru TPQ Dan Madin Di Cilacap Diimbau Lakukan Vaksin

Sementara, Kepala Kan Kemenag Kabupaten Cilacap, H. Imam Tobroni dalam sambutannya menyampaikan, terima kasih atas kolaborasi dan sinergi terselenggaranya vaksinasi santri.

“Harapannya sinergi terus berlanjut agar jumlah santri yang kurang lebih 50.000 di Cilacap semua bisa tervaksin, sehingga santri yang sehat dan aman dapat terwujud,” kata Imam Tobroni.

Imam Tobroni pada kesempatan tersebut juga mengimbau kepada para guru Madin dan Taman Pendidikan Alqur’an (TPQ) untuk mengikuti vaksin sebagai ikhtiar menjaga kesehatan diri, keluarga dan anak didik.

“Saya mengimbau kepada para sahabat guru Taman Pedidikan Alqur’an dan Madin di seluruh Kabupaten  Cilacap  untuk mengikuti vaksin. Dimulai dari para ustadz dan ustadzah, mudah-mudahan akan memperkuat imunitas kita menghadapi pandemi yang belum tahu kapan akan berakhir,” lanjutnya.

peserta vaksinasi santri guru madin

Imam Tobroni menyampaikan, Vaksinasi Guru Ngaji Madrasah Diniyah (Madin) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cilacap dilaksanakan sejak tanggal 30 Agustus 2021, menurutnya, Vaksinasi Guru Ngaji Madin penting dilaksanakan untuk mempersiapkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka bagi mereka para Ustadz dan Ustadzah di Madrasah Diniyah.

“Kegiatan KBM tatap muka di Madin harus benar-benar disiapkan, termasuk vaksinasi bagi guru ngaji. Ikhtiar Vaksinasi Guru Ngaji Madin Kemenag Cilacap untuk memastikan kegiatan KBM di Madin aman dan pelaksanaan KBM terhindar dari bahaya pandemi,” tegasnya.

Hal yang sama disampaikan okeh , Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kasi PD Pontren) Cilacap H Banu Tolib. Dirinya juga menyatakan, peran Guru TPQ dan Madin sangat mulia, ikut mencerdaskan anak bangsa sekaligus mencetak agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlaqul karimah.

“Begitulah peran serta guru TPQ dan Madin maupun Pondok Pesantren dalam mengaktualisasikan ilmunya demi kemaslahatan bersama. Terima kasih banyak untuk para Guru dimanapun berada. Termasuk guru TPQ, Madin dan Ponpes yang sudah luar biasa berperan dalam mendidik putra dan putri generasi bangsa. Semoga dengan vaksinasi ini, Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan kekebalan agar tidak lagi tertular Covid-19,” kata Banu Tolib.

Banu Tolib berpesan, meskipun sudah divaksin, kepada para guru Madin TPQ untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya. Senantiasa tidak lupa 5M+1D, Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas dan memperbanyak berdoa kepada Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

4 × 5 =

Back to top button