Dokumentasi

KH Said Aqil Siradj Ketua Umum PBNU 2015-2020

KH Said Aqil Siradj akhirnya terpilih kembali menjadi Ketua Umum PBNU periode 2015-2020. Said Aqil Siradj mengalahkan dua kandidat lainnya yakni  H As’ad Said Ali dan KH Solahudin Wahid.

Pimpinan sidang pleno KH Ahmad Muzakki menetapkan Said Aqil dalam Muktamar NU yang berlangsung di Alun-alun Kota Jombang, Jawa Timur, Kamis (6/8/2015) dini hari setelah unggul telak atas lawan-lawannya.

Pemungutan suara untuk memilih Ketua Umum PBNU dalam Muktamar NU di Jombang ini dimulai pada Rabu 5 Agustus 2015 malam sekitar pukul 22.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi. .

Dari 508 peserta yang memiliki hak suara total ada 417 peserta yang hadir dan ikut memilih. Said Aqil Siradj memperoleh 287 suara, diikuti As’ad Said Ali (107) dan  KH Solahudin Wahid (10 suara),  Hilmi Muhammadiyah (3 suara), Gus Mus (1 suara), KH Adenan (1 suara), Idrus Ramli (1 suara), abstain (2 suara).

Sebelumnya KH Ma’ruf Amin ditetapkan sebagai Rais Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Sembilan kiai dalam forum ahlul halli wal aqdi (AHWA) tadinya memilih KH Mustofa Bisri atau Gus Mus sebagai Rais Aam, tapi yang bersangkutan menyatakan menolak pemilihan itu.

Setelah terpilih melalui pemilihan satu putaran KH Said Aqil Siradj mengucapkan terima kasih kepada peserta Muktamar.

“Ia juga menyampaikan terima kasih kepada As’ad Ali, yang dinilainya telah berbesar hati untuk mundur dari pencalonan, sehingga pemilihan Ketum PBNU dilakukan satu putaran saja.
Padahal beliau bisa untuk melakukan dua putaran, namun dengan kebesaran hatinya hanya melaksanakan satu putaran,” ujar Said Aqil dalam pidatonya.

Dengan terpilihnya KH Said Aqil Siradj, berakhirlah rangkaian acara Muktamar NU Ke-33 di Jombang, Jawa Timur. Muktamar itu resmi ditutup pada Kamis (06/08) dini hari.

Dalam AD/ART NU, ketentuan proses pemilihan seharusnya dilakukan dua putaran karena As’ad Said Ali mendapat suara lebih dari 99. Namun tanpa diduga As’ad Said Ali memilih tidak melanjutkan pertauran di putaran kedua dan menyerahkan kemenangan kepada Said Aqil Siradj. Atas dasar tersebut pimpinan sidang menetapkan KH Said Aqil Siradj menjadi Ketua Umum PBNU Periode 2015-2020.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

five − 3 =

Back to top button