Ribuan Pelayat Antarkan Jenazah Gus Roqib, Putra Bungsu Pendiri NU ke Peristirahatan Terakhirnya

NUCOM, Jombang —- Rasa kehilangan bercampur tangis duka belasungkawa, dan lantunan tahlil menggema di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Kamis (20/6/2026). Ribuan pelayat padati kompleks pesantren untuk mengantarkan jenazah almagfurlqh KH Muhammad Roqib Wahab Hasbullah (Gus Roqib) ke peristirahatan terakhirnya.

Almarhum adalah ulama sepuh sekaligus putra bungsu pendiri Nahdlatul Ulama, KH Abdul Wahab Hasbullah. Beliau wafat di Surabaya setelah kondisi kesehatannya menurun dan sempat menjalani perawatan.

Baca juga: Innalillahi, Putra Bungsu Pendiri NU, KH M Roqib (Gus Roqib) Bin KH M Abdul Wahab Hasbullah Tambakberas, Jombang, Wafat.

Sejak pagi, lokasi pemakaman keluarga Pondok Pesantren Bahrul Ulum sudah dipenuhi masyarakat. Mereka datang bukan hanya untuk bela sungkawa, tapi juga untuk mendoakan.

Sekitar pukul 10.30 WIB, jenazah tiba di kompleks pemakaman pesantren. Sepanjang perjalanan menuju liang lahat, iring-iringan ribuan santri, keluarga, dan warga terus melantunkan tahlil dan kalimat tauhid. Suasananya khidmat dan penuh haru.

PEJUANG PESANTREN

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Abdul Rozaq Sholeh (Gus Rozaq), menyampaikan rasa kehilangan mendalam.

“Beliau adalah salah satu tokoh yang selama ini turut membesarkan pesantren ini,” ujar Gus Rozaq.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang almarhum dengan doa.

“Kami mohon kepada seluruh masyarakat agar memaafkan segala kekhilafan beliau semasa hidup dan berkenan mendoakan agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya,” pinta Gus Rozaq yang juga Ketua Panitia Lokal Muktamar NU ke-35.

Baca juga: Siaga Ekstra Ketat, Muktamar NU Ke-35 di Tambakberas: Pasang 450 CCTV, Ribuan Personil Diturunkan

ESTAFET PERJUANGAN KELUARGA PENDIRI NU

KH Muhammad Roqib Wahab merupakan putra bungsu dari pasangan KH Abdul Wahab Hasbullah dan Nyai Sa’diyah Rahmah binti Abdul Majid.

Bersama saudara-saudaranya, almarhum melanjutkan estafet perjuangan keluarga dalam mengembangkan Pesantren Bahrul Ulum dan mengabdi di Nahdlatul Ulama.

Keluarga besar KH Abdul Wahab Hasbullah memang dikenal memiliki jejak panjang di NU. Salah satu saudara kandung almarhum, Hj. Mundjidah Wahab, juga pernah menjabat sebagai Bupati Jombang periode 2018-2023.

Baca juga: Kiai Wahab, Sepanjang Hayat Semangatnya Tak Pernah Luntur

DIKENANG ULAMA PENJAGA TRADISI

Kepergian KH Muhammad Roqib Wahab meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar pesantren, para santri, dan warga Nahdliyin.

Sosoknya dikenang sebagai ulama yang mengabdikan hidupnya untuk pendidikan Islam, dakwah, dan menjaga warisan perjuangan pendiri Nahdlatul Ulama di tanah Tambakberas.

Laut pemanusiaan yang hadir hari ini menjadi bukti betapa dekatnya beliau dengan masyarakat. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Lahu Alfatihah..

Baca juga: Menara Masjid Pesantren Tambakberas; Sejarah, Makna, dan Pesan Spritualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button