Festival Anak Sholeh Meriahkan Tahun Baru Hijriyah di Patimuan

NU CILACAP ONLINE – Menyambut Tahun Baru Hijriah, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kecamatan Patimuan sukses menyelenggarakan Festival Anak Sholeh. Kegiatan religius yang berlangsung semarak ini dipusatkan di TPQ Madin Al-Barokah, Sindangkasih, Desa Purwodadi, Kecamatan Patimuan.

Acara yang diinisiasi oleh RMINU Patimuan bersama Himpunan Alumni Quran (HAQ) Kecamatan Patimuan ini berlangsung selama dua hari (16-17/06/2026). Hadir jajaran pengurus PC RMINU Kabupaten Cilacap, serta ratusan santri yang antusias mengikuti jalannya kompetisi.

Ketua RMINU Kecamatan Patimuan, Kiai Fatin Muzayyin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini memegang peran penting sebagai ajang evaluasi mutu pendidikan keagamaan. Melalui kompetisi yang sehat, beliau berharap lembaga TPQ dan Madin di wilayah Patimuan terus terpacu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Kita harapkan lewat ajang ini lahir santri-santri unggul yang siap bersaing, tidak hanya di tingkat kecamatan tetapi juga mampu mengharumkan nama Patimuan di tingkat kabupaten,” ujar Kiai Fatin.

Senada dengan hal tersebut, Ketua HAQ Kecamatan Patimuan, Kiai Hasan Al Aqib, menitipkan harapan besar dari sisi spiritualitas santri. Menurutnya, esensi utama dari festival ini adalah menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak dini.

“Melalui berbagai cabang lomba yang diikuti, kami berharap para santri dapat terus mengasah kefasihan membaca (fashahah) serta ketepatan tajwid. Dengan begitu, nilai-nilai suci Al-Qur’an benar-benar terpatri dalam karakter dan akhlak mereka sehari-hari, sekaligus menambah kecintaan mereka untuk terus belajar mengaji,” tutur Kiai Hasan. Baca juga Cetak Generasi Qur’ani RMINU Cilacap Gelar Munaqasah Al-Qur’an

Dorong Standardisasi Mutu dan Benteng Digital

Hadir memberikan arahan strategis, Sekretaris PC RMINU Kabupaten Cilacap Salman Alfarisi menegaskan pentingnya TPQ dan Madin di bawah naungan RMINU untuk terus meningkatkan standardisasi mutu pendidikan. Dia menekankan agar manajemen dan kurikulum lembaga pendidikan non-formal ini dikelola secara lebih profesional dan terstruktur.

“Lembaga pendidikan informal seperti TPQ dan Madin adalah pilar utama dalam membentengi karakter anak-anak dari pengaruh negatif digitalisasi. Di sinilah tempat terbaik untuk menanamkan ideologi Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah sejak usia dini,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihak PC RMINU Cilacap juga berharap agar Festival Anak Sholeh ini dapat dikukuhkan menjadi agenda rutin tahunan di Kecamatan Patimuan. Kegiatan kompetitif seperti ini dinilai sangat efektif untuk mengukur hasil belajar santri sekaligus mencetak kader muda NU yang berakhlakul karimah, bermental kuat, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

Apresiasi untuk Guru Ngaji di Garda Terdepan

Suasana acara semakin khidmat dan bersemangat dengan kehadiran Kiai Muhamad Tohar, Ketua Majelis Pembina TPQ dan Madin (MABIN RMINU) Kabupaten Cilacap. Selaku pengurus RMINU divisi TPQ-Madin, Kiai Muhamad Tohar memberikan apresiasi mendalam kepada para ustadz dan ustadzah yang terus istiqomah mendidik santri di garda terdepan.

Dalam orasinya, ia membakar semangat ratusan santri yang hadir agar tidak ragu untuk berprestasi melalui seni dan ilmu keagamaan. Beliau berharap momentum awal tahun Hijriah ini memicu penguatan kelembagaan di bawah naungan MABIN RMINU Cilacap.

“TPQ dan Madin di wilayah Patimuan harus terus bersinergi meningkatkan standardisasi pengajaran. Kita ingin anak-anak kita tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki pondasi mental dan spiritual yang kokoh dalam menghadapi tantangan zaman,” pungkas Kiai Muhamad Tohar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button