352 Ribu Liter Air Bersih NU Cilacap Peduli Sasar 5000 KK

NU CILACAP ONLINE – Memasuki bulan kemerdekaan, NU Cilacap Peduli bergerak cepat merespons krisis air bersih akibat musim kemarau panjang. Sinergi lintas lembaga NU bersama pemerintah daerah dikerahkan untuk menyalurkan ratusan ribu liter air bersih secara masif kepada puluhan ribu warga terdampak kekeringan di Kabupaten Cilacap.

Aksi tanggap darurat ini digerakkan oleh kolaborasi NU Care-LAZISNU Cilacap, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Cilacap, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap.

Kepala Cabang LAZISNU Cilacap Farahdiba mengungkap, total distribusi air bersih hingga berita ini diturukan telah mencapai 352.000 liter dengan jumlah penerima manfaat: 5.000 Kepala Keluarga (KK).

“Per hari ini, Selasa (18/8/2026) cakupan wilayah distribusi air bersih  ada 8 Kecamatan (Patimuan, Gandrungmangu, Bantarsari, Kawunganten, Jeruklegi, Adipala, Wanareja, dan Dayeuhluhur),” ungkap Farah kepada NU Cilacap Online.

Beberapa titik desa yang menjadi sasaran penyaluran meliputi Desa Cimrutu, Rawaapu, Sidamukti, Bulupayung, Cinangsi, Kertajaya, Karanggintung, Bantarsari, Binangun, Bojong, Kubangkangkung, Kalijeruk, Mentasan, Karangkemiri, Karangbenda, Madura, hingga Matenggeng. Baca juga Darurat Air NU Cilacap Peduli Salurkan Air Bersih di Karangbenda 

Khidmah Nyata Penanganan Kekeringan

Farahdiba mengungkapkan bahwa program kemanusiaan ini didukung penuh oleh perolehan dana Koin NU yang dihimpun dari warga Nahdliyin. Baca  juga Penyaluran Air Bersih 33.000 Liter Tahap 12 di Kawunganten

“Kami berharap semakin banyak pihak yang ikut berkontribusi dalam program kemanusiaan ini agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terus terpenuhi selama musim kemarau berlangsung,” ujar Farahdiba.

Terpisah, Ketua LPBI NU Cilacap, H. Basith Wahib, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari khidmah sosial NU dalam meringankan beban masyarakat. Pemetaan lokasi dilakukan dengan memprioritaskan wilayah yang mengalami krisis paling parah.

“Ini adalah khidmah nyata NU untuk masyarakat. Kami berikhtiar hadir di tengah kesulitan warga. Berdasarkan data, ada sekitar 31 desa di Kabupaten Cilacap yang mengalami krisis air bersih, dan Karangbenda menjadi salah satu titik prioritas penanganan kami,” tegas H. Basith di lokasi penyaluran.

Haru Warga Penerima Bantuan

Kehadiran armada tangki air bersih NU Cilacap Peduli disambut haru oleh warga. Oniyah, salah satu warga penerima manfaat, tak mampu menahan air mata saat relawan membantu mengisikan air bersih ke wadah penampungan miliknya.

Selama kemarau, ia mengaku kesulitan mendapatkan air layak konsumsi karena sumber air di kediamannya tak bisa digunakan.

“Untuk masak dan minum selama sebulan ini saya harus beli. Kalau untuk mandi dan cuci pakaian, minta ke tetangga. Ada sumur bor di rumah, tapi kalau dipompa airnya kuning keruh, tidak bisa dipakai,” tutur Oniyah sembari menyapu air matanya.

Ia pun mengapresiasi keperdulian para relawan yang sigap membagi dan mengangkut air hingga ke rumahnya.

“Matur nuwun sanget NU Cilacap Peduli sudah membawa air bersih untuk kami. Apalagi bapak-bapak relawan mau membantu mengangkat galon-galon saya,” ucapnya haru. (Naeli Rokhmah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button