27 September Hari Kelahiran K-SARBUMUSI NU untuk Martabat Kaum Buruh Indonesia. Inilah Lagu Mars Sarbumusi

SIDOARJO, NUCOM — 27 September, adalah hari yang selalu diingat kaum buruh Nahdliyin. Di tahun 1955 dari sebuah Pabrik Gula Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur, sebuah ikhtiar besar kelahiran; Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI). Inilah Lirik Lagu Mars Sarbumusi. Ruh Perjuangan sekaligus menjadi bukti teguhnya komitmen kaum santri untuk menjaga martabat kaum buruh Indonesia.

Lahir di Tengah Gejolak Politik Aliran

K-SARBUMUSI bukanlah organisasi buruh biasa. Ia lahir dari rahim Nahdlatul Ulama.

Kelahirannya dilatarbelakangi kondisi sosio-politik yang memanas pasca-kemerdekaan. Politik aliran menguat, dunia dibelah Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet, dan pengaruhnya merembes hingga ke lantai-lantai pabrik.

Di tengah dominasi SOBSI yang berhaluan kiri, para ulama dalam Muktamar ke-20 NU di Surabaya tahun 1954 merekomendasikan perlunya wadah untuk membela hak-hak buruh Nahdliyin. Maka lahirlah Sarbumusi, sebagai jawaban, sekaligus sebagai pelindung.

Perjalanannya tidak mulus. Pada era Orde Baru, karena kebijakan wadah tunggal, Sarbumusi sempat dipaksa tiarap, dipaksa bungkam. Namun api dari Pabrik Gula Tulangan itu tak pernah padam. Ia bangkit kembali dan bertransformasi menjadi Konfederasi sejak tahun 2016.

Kini, K-SARBUMUSI adalah Badan Otonom NU yang mewadahi buruh, karyawan, dan tenaga kerja di seluruh Indonesia. Perannya nyata yakni memberi perlindungan hukum melalui LBH Sarbumusi, memperjuangkan kesejahteraan ekonomi, dan membangun jaringan hingga ke tingkat global bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI dan ILO.

Ruh Perjuangan, Mars K-Sarbumusi

Dalam setiap kegiatan, K-SARBUMUSI selalu mengawali dengan menyanyikan Mars. Mars ini adalah ruh perjuangan.

Lagu Mars Sarbumusi ini diciptakan oleh Sualuddin, pria asal Nusa Tenggara Barat (NTB). Mars ini diresmikan melalui seleksi ketat oleh dewan pakar yang terdiri dari budayawan Erros Djarot, musisi Bimbim Slank, budayawan Ngatawi Al Zastrouw, musisi Trie Utami, dan Ketua PBNU H. Robikin Emhas.

Seleksi tersebut digelar melalui Lomba Cipta Mars Sarbumusi dalam rangka Harlah ke-65 Konfederasi Sarbumusi tahun 2020. Selain Sualuddin sebagai juara pertama, dewan juri juga memilih Agusto Andreas dari NTT sebagai juara kedua dan Arief Muttaqien dari Banten sebagai juara ketiga.

Berikut ini Lirik Lagu Mars Sarbumusi dan Dengarkan Mars Sarbumusi di sini:

Lirik Lengkap Mars K-Sarbumusi

Berlandaskan iman dan taqwa
Kita tulus berdoa dan bekerja
Mengharapkan keridaan Ilahi
Untuk bekal di hari nanti

Pancasila tetap selalu di dada
Bahu-membahu membangun Indonesia
Menjalankan Sembilan Nawa Kerja
Perjuangkan nasib kaum buruh Indonesia

Bersatulah Sarbumusi
Sarikat Buruh Muslimin Indonesia
Melindungi hak kaum buruh muslimin
Menjadi rahmatan lil alamin

Berjuanglah Sarbumusi
Sarikat Buruh Muslimin Indonesia
Bekerja demi agama, nusa, bangsa
Mewujudkan keadilan yang merata

Rapatkan barisan Sarbumusi
Satukan pikiran dan hati
Kobarkan semangat Sarbumusi
Demi mewujudkan visi misi

Sarbumusi Sarbumusi
Ahlussunnah wal jamaah
Sarbumusi Sarbumusi
Bergerak maju pantang menyerah

Sarbumusi Sarbumusi
Selamanya kan slalu di hati
Sarbumusi Sarbumusi
Bersatu kita meraih mimpi.

Dirgahayu K-SARBUMUSI. Teruslah menjadi rumah dan harapan bagi buruh Indonesia.***(IHA)

Baca juga: SARBUMUSI NU, Sarikat Buruh Muslimin Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button