Mengenal Gus Kikin, Ketum PBNU 2026–2031 Terpilih

JOMBANG, NUCOM —- KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026–2031 pada Senin (31/8/2026). Mari mengenal sosok Ketum PBNU 2026–2031 terpilih.
Dia dikenal sebagai ulama dengan nasab kuat dan pengalaman hidup lintas dunia pesantren dan pelayaran.
Gus Kikin adalah Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, melanjutkan amanah almarhum KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah). Dia putra KH Mahfudz Anwar dan Nyai Hj. Abidah Ma’shum.
Dari jalur ibu, nasabnya bersambung ke Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari melalui Nyai Hj. Khoiriyah Hasyim. Dari jalur ayah, ia keturunan KH Anwar bin Alwi pendiri Ponpes Tarbiyatun Nasyi’in Paculgowang, dan adik sepupu KH Anwar Manshur Lirboyo.
Lahir di Ponpes Sunan Ampel Jombang sebagai anak ke-8 dari 11 bersaudara. Pendidikan dasar di MI Parimono, SMP 1 Jombang, dan SMA Jombang. Uniknya, ia melanjutkan ke Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta 1975–1979 dan sempat mengelilingi dunia 4 kali.
Kariernya dimulai di BUMN Djakarta Lloyd. Usia 30 tahun sudah menjadi Kepala Cabang Cilegon. Pada 1992 ia mundur dan merintis usaha shipping dan logistik. Tahun 2013 ia kuliah Komunikasi di Universitas Terbuka untuk mendukung usaha media TV.
Amanah di Tebuireng dimulai 2016 saat diminta Gus Sholah menjadi Wakil Pengasuh. Penunjukannya sebagai Pengasuh disepakati musyawarah keluarga besar Bani Hasyim.
Kini sebagai Ketum PBNU, Gus Kikin berkomitmen merawat warisan pemikiran KH Hasyim Asy’ari, termasuk mengamalkan kitab Qanun Asasi untuk arah gerak NU ke depan.
Biografi Lengkap Gus Kikin
Berikut ini biografi Lengkap KETUM PBNU 2026-2031, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin)
1. Identitas dan Nasab
- Identitas
Nama lengkap: KH Abdul Hakim Mahfudz
Nama populer: Gus Kikin
Tempat, Tanggal Lahir: Jombang, 17 Agustus 1958
Ayah: KH Mahfudz Anwar – Pendiri PP Sunan Ampel Jombang
Ibu: Nyai Hj Abidah Ma’shum
Istri: Nyai Hj Lelly Lailyah
Anak: Ning Dewi Adzroti, dan Gus Yusuf Adnan
- Identitas
- Nasab Keulamaan
Dari Ayah, dia keturunan KH Anwar Alwi, pendiri PP Tarbiyatun Nasyi’in Paculgowang Jombang. Yang hubungan nasabnya masih sepupu dengan KH Anwar Manshur, Rais PWNU Jatim 2024-2029 - Dari Ibu Cicit Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Ibunya Nyai Abidah adalah cucu Nyai Hj Khoiriyah Hasyim, putri sulung KH Hasyim Asy’ari
2. Riwayat Pendidikan
Pendidikan Formal:
1. MI Parimono Jombang
2. SMPN 1 Jombang
3. SMPP/SMAN 2 Jombang
4. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran – STIP Jakarta
5. S1 Ilmu Komunikasi – Universitas Terbuka
Pendidikan Pesantren:
1. PP Sunan Ampel Jombang – asuhan ayahnya
2. PP Salafiyah Syafi’iyah Seblak Jombang
3. Kiprah Pesantren dan Organisasi
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. Dia meneruskan estafet kepemimpinan setelah KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) wafat.
Tebuireng adalah pesantren yang didirikan muassis NU, KH Hasyim Asy’ari.
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur 2024-2029 yang Terpilih di Konferwil XVIII NU Jatim, 3 Agustus 2024 di Unhasy Tebuireng dengan 38 dari 43 suara PCNU. Sebelumnya ditunjuk sebagai Pj Ketua PWNU Jatim Januari 2024.
Dia juga Pernah menjadi pengurus PBNU di periode sebelumnya.
4. Kiprah Dunia Usaha
Setelah lulus STIP, Dia tidak langsung di pesantren.
1. Bekerja di Djakarta Lloyd, pernah memimpin cabang Cilegon
2. Tahun 1998 mendirikan 5 perusahaan di Surabaya. Saat ini berkembang jadi 22 perusahaan di bidang transportasi laut, pelayaran, kontraktor migas, IT, dan media TV
Dikenal sebagai “ulama pengusaha” – mandiri secara ekonomi.
5. Visi dan Karakter Kepemimpinan
Inilah yang sering disampaikan Gus Kikin dan jadi pertimbangan PWNU Jatim mendukungnya:
- Mengembalikan NU ke Qanun Asasi, menjadi pedoman yang dirumuskan KH Hasyim Asy’ari.
- Tata kelola organisasi teduh dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah nahdliyah.
- Menjaga persatuan warga NU. “NU itu kebersamaan yang paling penting”.
- Fokus mengurus umat dan agama, jauh dari politik praktis
Pernyataan beliau saat Muktamar NU Ke 35 di Tambakberas, Jombang.
“Siapa pun yang terpilih jadi Ketum PBNU, NU harus tetap rukun”
6. Update Muktamar ke-35 NU 2026
Dia Masuk 5 besar calon Ketum PBNU 2026-2031 dengan perolehan suara penjaringan: 472 suara – tertinggi
Mekanisme pemilihan, diputuskan lewat AHWA – Ahlul Halli wal Aqdi. Keputusan final ada di Dewan AHWA.***(IHA).





