Tiga Program Unggulan PCNU Cilacap Tahun 2026 Apa Saja?

NU CILACAP ONLINE – Apa saja program unggulan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cilacap di tahun 2026? Inilah poin utama dari agenda Turun ke Bawah (Turba) ke Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kesugihan. Setidaknya ada 3 program unggulan yang akan mensinergikan program kerja sekaligus memperkuat posisi PCNU Cilacap sebagai PCNU terbaik melalui berbagai capaian kinerja yang terukur.
Kegiatan yang bertempat di Balai Desa Kesugihan Kidul pada Kamis (14/05/2026) ini dihadiri 16 ranting NU se Kecamatan Kesugihan.
Mewakili tuan rumah, Ketua MWCNU Kesugihan, KH Tiwil Al Baha, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi PCNU Cilacap yang rutin menyelenggarakan program Turba setiap tahun. Dirinya berharap hasil dari pertemuan ini dapat diimplementasikan secara nyata oleh seluruh pengurus dan jamaah di tingkat kecamatan hingga ranting.
“Kami sangat mengapresiasi program tahunan PCNU ini. Saya berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian agenda hingga selesai dan berkomitmen penuh untuk menjalankan program-program PCNU selama satu tahun ke depan,” ujar KH Tiwil singkat.
Mempertahankan Predikat PCNU Terbaik
Wakil Ketua PCNU Cilacap, H. Yusro, menekankan pentingnya menjaga standar kinerja organisasi. Sebagai daerah dengan jumlah kader terbesar di Jawa Tengah, Cilacap dituntut untuk terus berinovasi. Ia menegaskan bahwa posisi Kesugihan sangat strategis karena kantor PCNU Cilacap berada di wilayah ini.
“MWCNU Kesugihan harus menjadi penopang utama kegiatan PCNU. Karena PCNU Cilacap saat ini sudah menjadi PCNU terbaik, kita memiliki ukuran kinerja yang ketat. MWCNU Kesugihan juga akan diukur kinerjanya demi mempertahankan prestasi kolektif kita,” tegas H. Yusro. Baca juga Merawat Tradisi, Menyambut Ramadhan; Khidmah Alquran dan Hau
Tiga Program Prioritas Tahun 2026
Dalam kesmpatan tersebut, H. Yusro memaparkan tiga pilar utama yang menjadi fokus PCNU Cilacap pada periode berbasis bidang tahun ini:
- Pendidikan. Saat ini PCNU Cilacap dalam pendidikan masih tertinggal oleh PCNU sebelah. Dengan mendorong Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Cilacap, PCNU Cilacap mendirikan sekolah-sekolah unggulan agar mampu mengejar ketertinggalan.
- Kesehatan, Mengejar ketertinggalan dengan menargetkan pendirian Rumah Sakit NU (RSNU) di Cilacap.
- Ekonomi, yakni dengan optimalisasi Badan Usaha Milik NU (BUMNU) melalui unit usaha PO Bus NU Trans.
Pengelolaan Dam Tamattu’
Dari sisi keagamaan, Wakil Rais Syuriah PCNU Cilacap, KH Ma’mun Faozi, memberikan pencerahan mengenai pengelolaan Dam Tamattu’ bagi jamaah haji. Beliau menjelaskan bahwa hewan dam yang dipotong di Indonesia adalah sah secara syar’i dengan mengikuti qaul (pendapat) Imam Hambali.
“Pengelolaan Dam Tamattu’ melalui LAZISNU dan BAZNAS adalah langkah yang benar secara syar’i dan jauh lebih bermanfaat bagi umat di tanah air. Saya mengajak seluruh warga NU di Cilacap untuk ikut andil mensukseskan program ini,” jelas beliau.
Kemandirian dari Umat
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang OKK PCNU Cilacap, KH Munawar, mengingatkan kembali peran besar NU terhadap NKRI. Ia menceritakan sejarah bagaimana Presiden Sukarno mengakuisisi aset kesultanan untuk kepentingan negara sebagai bentuk kemandirian bangsa di awal kemerdekaan.
“Visi 100 tahun NU adalah bertahan dengan kemandirian umat. Koin NU bukan sekadar tentang zakat, tapi tentang bagaimana kita berdaulat. Keberhasilan PCNU Cilacap selama ini adalah karena kita konsisten dengan aturan organisasi,” ungkapnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan teknis mengenai Lailatul Ijtima berbasis ziarah muassis (pendiri NU) yang disampaikan oleh Wakil Sekretaris PCNU Cilacap, Musabihan. Program ini diharapkan menjadi sarana spiritual sekaligus penguatan ideologi bagi seluruh pengurus di tingkat MWCNU.





