Pesan Perdamaian Hadrah Fatayat NU Jetis Di Malam Tirakatan

NU CILACAP ONLINE – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Wisma Bhakti Praja Balai Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Minggu (16/8/2026) malam. Ratusan warga memadati lokasi untuk menghadiri tradisi Malam Tirakatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Acara dibuka dengan penampilan memukau dari Tim Hadroh Kolaborasi Fatayat NU Desa Jetis. Tidak sekadar membawakan musik religi, kelompok ini menyelipkan pesan mendalam terkait isu kemanusiaan, kritik sosial, hingga nilai kebangsaan.
Sejumlah tembang Islami seperti Assalamu’alaik, Isyfa’lana, dan Ciri-ciri Wong NU dilantunkan pada sesi pra-acara. Mereka juga membawakan tembang dolanan Jawa klasik seperti Lir-Ilir dan Sluku-Sluku Batok sebagai bentuk melestarikan media dakwah kultural khas Sunan Kalijaga.
Pesan Kemanusiaan dan Kritik Sosial
Melalui lagu Perdamaian karya KH Ahmad Buchori Masruri, Fatayat NU Jetis mengingatkan jamaah akan amanat UUD 1945 tentang penghapusan penjajahan di atas dunia, sekaligus menyuarakan keprihatinan atas krisis kemanusiaan dan genosida di Palestina. Baca juga Senam Fatayat Gesit Meriahkan Hari Ibu Fatayat NU Jetis
Suasana kian haru saat vokalis melantunkan lagu Serat Penjajah karya KH KPP Nur Nusroh Hadiningrat. Tembang ini menyuarakan penderitaan rakyat kecil sekaligus kritik tajam terhadap keserakahan oknum pejabat atas harta dan kekuasaan. Baca juga Hadrah dan Kekuatan Mahabbaturrasul
Penampilan hadrah Fatayat yang memukau malam itu merupakan gabungan tim tiga grup hadrah; Nida’ul Jannah, Az Zahra dan Al Munawarhadrah yang merupakan gabungan ditutup dengan lantunan Sholawat Jibril, Puisi Kemerdekaan, dan Sholawat Nahdliyah. Sorot cahaya flash dari ponsel para jamaah yang menyala di tengah keheningan menambah kekhusyukan momen tersebut.
“Penampilan tim hadroh sangat menjiwai dan dibawakan sepenuh hati,” ujar Ketua Panitia Peringatan HUT ke-81 RI Desa Jetis, Suyanto.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan Ngaji Kebangsaan yang disampaikan oleh Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama ( MWCNU) Ayah Kebumen, Kyai Ahmad Efendi.
Malam Tirakatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Jetis beserta jajaran perangkat desa, panitia HUT RI, tokoh agama, serta masyarakat umum. Momen kebersamaan tersebut diakhiri dengan Dzikir dan Doa Kebangsaan yang dipimpin Ketua PRNU Desa Jetis, Kyai Muhaimin, bersama para pemuka agama setempat.





