Di Hari Kemerdekaan, Masyarakat Cilacap Bersuara: Berharap Keadilan dan Kesempatan Bupati Cilacap Nonaktif, SAR Kembali Memimpin

NUCOM —- Di tengah peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81 Tahun 2026, suara harapan dari masyarakat Kabupaten Cilacap mengemuka. Masyarakat Cilacap Bersuara: Berharap Keadilan Dan Kesempatan Bupati Cilacap Nonaktif yakni Syamsul Aulia Rachman (SAR) Kembali Memimpin.

Suara Hati Masyarakat, Catatan Redaksi

Surat pernyataan yang beredar melalui media sosial, dan diterima redaksi NUCOM, warga masyarakat Cilacap menyampaikan dukungan serta harapan agar proses hukum yang menjerat Bupati Cilacap Nonaktif SAR berjalan adil dan tuntas.

Dalam pernyataan bertajuk “Suara Masyarakat Cilacap: Berharap Keadilan dan Kesempatan untuk Kembali Memimpin”, catatan redaksi ini membersamai suara hati warga dengan menegaskan bahwa tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan percaya bahwa kebenaran harus dibuktikan di ruang persidangan, berdasarkan fakta, bukti, dan keyakinan hakim. Sebab, pemberitaan dan tuduhan belumlah menjadi putusan hukum yang berkekuatan tetap,” sebagaimana mengutip surat pernyataan tersebut.

Apresiasi Terhadap Dedikasi Bupati

Masyarakat menilai sejak dilantik, Mas Bupati SAR telah menunjukkan dedikasi tanpa henti. Visi “Cilacap Maju Besar” disebut bukan sekadar slogan, melainkan sudah menjadi landasan kerja nyata pemerintahan untuk menjadikan Cilacap lebih mandiri, berdaya, aman, dan beradab.

“Sejak awal kami melihat langsung kerja keras beliau dalam membenahi birokrasi, mengayomi masyarakat, serta mempercepat pembangunan desa,” lanjut pernyataan itu.

Baca juga: Cilacap Heboh! 27 Pejabat Cilacap Tertangkap OTT KPK

Keheranan Atas Tuduhan

Warga mengaku heran dan tidak percaya jika seorang pemimpin yang selama ini memeras keringat untuk kesejahteraan rakyat justru dituduh melakukan perbuatan tercela.

“Kami menegaskan bahwa sangat tidak mungkin beliau secara sadar dan sengaja melakukan perbuatan melanggar hukum tersebut. Mengorbankan visi besar yang telah beliau susun dan bangun dengan susah payah hanya demi kepentingan sesaat adalah hal yang sepenuhnya bertolak belakang dengan karakter dan integritas yang selama beliau tunjukkan,” tegas masyarakat.

Warga juga meyakini Mas Bupati SAR tidak pernah memberikan arahan, instruksi, apalagi memerintahkan tindakan-tindakan melanggar hukum terkait penerimaan proyek.

Baca juga : Gugatan Praperadilan Syamsul Auliya Rachman (SAR) Lawan KPK Ditolak PN Jakarta Selatan

Harapan di Hari Kemerdekaan

Menutup pernyataannya, masyarakat Cilacap menitipkan harapan besar kepada aparat penegak hukum agar mengusut kasus ini dengan seadil-adilnya, transparan, dan sangat teliti.

“Kami sangat meyakini bahwa kebenaran akan menemukan jalannya. Dengan keyakinan penuh atas ketidakbersalahan beliau, kami terus berdoa dan berharap agar Bapak Syamsul Auliya Rachman pada akhirnya diputus bebas murni dari segala sangkaan,” tulisnya.

Masyarakat juga menekankan bahwa Cilacap saat ini membutuhkan sosok pemimpin muda yang visioner, mengayomi, dan cepat tanggap sepert Masi Bupati SAR.

“Kami menanti kembalinya Bapak Syamsul untuk kembali memegang tampuk kepemimpinan, melanjutkan program-program prioritas yang kini tertunda, dan memimpin kami semua menuju cita-cita mulia bersama: terwujudnya Kabupaten Cilacap yang maju dan besar.”

Pernyataan ini muncul bertepatan dengan momentum 17 Agustus, di mana nilai keadilan, persatuan, dan harapan untuk masa depan bangsa menjadi sorotan utama. (IHA)

Baca juga: Sidang Tipikor Bupati Cilacap Nonaktif, Kuasa Hukum SAR Tegaskan Tidak Ada Instruksi Iuran THR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button