Keluarga Korban Bencana Tanah Longsor Cibeunying-Majenang Siap Menempati Huntara, Kamis Malam Jumat Kliwon

NU Cilacap Online — Bangunan rumah hunian sementara (Huntara) sebanyak 17 unit yang diperuntukkan bagi korban bencana tanah longsor Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah siap ditempati oleh keluarga korban mulai besok, Kamis malam Jumat Kliwon, (22/1/2026).
Baca juga: Shalat Ghaib, Tabur Bunga Tandai Operasi SAR Korban Longsor Cibeunying Resmi Ditutup
Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman (SAR) menyampaikan, 17 unit huntara diprioritaskan untuk keluarga yang tidak memiliki rumah atau tempat tinggal akibat tertimbun dan rusak berat paska bencana.
Adapun selama pembangunan Huntara para korban mengungsi di rumah kerabat, menyewa kos, atau mengontrak rumah dengan bantuan biaya dari pihak ketiga.
“Pembangunan satu unit rumah huntara sekitar dua mingguan, dan saat ini terbangun 17 unit rumah Huntara untuk bisa segera dihuni,” ujar SAR, Rabu, (21/1/2026).
Bupati Cilacap, SAR menjelaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap sebelumnya telah mengusulkan 56 unit rumah huntara untuk para korban, dan satu unit rumah ibadah (Mushala).
“Adapun 17 unit rumah Huntara siap huni ini adalah untuk korban prioritas, kemudian sisanya yakni 39 unit rumah huntara serta satu unit rumah ibadah menyusul, Februari insyaallah selesai semua,” tandasnya.
Selain bangunan untuk tempat tinggal para korban terdampak, Pemkab Cilacap juga menyiapkan fasilitas dasar berupa peralatan rumah tangga yang dibutuhkan keluarga korban seperti kasur, kompor, kipas angin, dan kebutuhan penunjang lainnya.
Baca juga: Pengundian Huntara Korban Tanah Longsor Cibeunying Majenang Berlangsung Terbuka dan Adil
Berikut 17 daftar nama keluarga korban bencana tanah longsor Desa Cibenying, Majenang, Cilacap lengkap dengan nomor urut rumah huntara yang akan dihuni. Data berdasarkan hasil pengundian nomor rumah hunian sementara (Huntara) pada Rabu, (15/1/2026) lalu, sebagai berikut;
- RASINAH
- MIHARTO
- SUNARYO
- YAYUNG
- SAPRUDI
- DARYANA
- HARYANTO
- SUKINAH
- SUNARSO
- MAD SUHADIN
- DEDE EKO PURNOMO
- IMAM FAEEDY
- ALI RAMDANI
- TARTEM
- SARWINI
- TARKIM
- TARI
Perlu diketahui Huntara dibangun sebagai langkah penanganan pascabencana dan diperuntukkan bagi warga terdampak karena rumahnya tertimbun, rusak berat, dan kehilangan tempat tinggal akibat longsor yang terjadi di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap pada hari Kamis malam Jumat Kliwon, 13 November 2025 lalu.
Baca juga: Inilah Kisah Eddy dan Daryana Korban Selamat dari Hantaman Tanah Longsor Cibeunying
Huntara dibangun di area yang aman sekitar 2 KM dari lokasi bencana, terletak di wilayah Dusun Mergosari, Desa Jenang telah dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti listrik dan air bersih gratis untuk mendukung kehidupan sehari-hari korban pascabencana.
Sebagai informasi tambahan Rumah Huntara Majenang secara langsung akan diresmikan oleh Bupati Cilacap, SAR, yang semula direncanakan pada Jumat Kliwon, (23/1/2026) diundur pada Selasa Wage, (27/1/2026).
Adapun Percepatan pembangunan dan penempatan huntara bagi korban tanah longsor Cibeunying ini dilakukan oleh Pemerintah melalui BNPB, Pemda Cilacap, Pemerintah Desa Setempat dan para relawan dari berbagai institusi. (IHA)
Baca juga: Berikut Daftar Korban Longsor Cibeunying yang Sudah dan Belum Ditemukan





