KAWISTA Mernek Maos Kenalkan Wisata MABIT

NU CILACAP ONLINE – KAWISTA atau Kawasan Wisata Pertanian Mernek Jenek mengenalkan Inovasi Wisata berbasis Pertanian MABIT atau (Main Bina Ilmu dan Teknologi), Sabtu (28/10) di Kawasan Kawista Desa Mernek, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap.

Kepala Desa Mernek Bustanul Arifin mengatakan, MABIT merupakan program inovasi Kawista Mernek Jenek yang menjadi kolaborasi pemerintah desa Mernek turut membangun negeri. Khususnya di bidang pendidikan berbasis pertanian yang secara langsung dikelola oleh Bumdes Ngudi Rayu Desa Mernek.

“MABIT berangkat dari pemerintah Desa Mernek mengandeng BUMDES Ngudi Ragayu berkolaborasi membangun negri khususnya di bidang wisata pertanian, pendidikan, dan tekonologi,” Kata Bustanul.

Inovasi MABIT KAWISTA Mernek Jenek

Bustanul Arifin yang juga merupakan Ketua PAC ISNU atau Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama Kecamatan Maos membeberkan pentingnya edukasi pertanian kepada anak-anak lewat MABIT yang dikembangkan Kawista Mernek Jenek.

Menurutnya Kecamatan Maos sebagai lumbung padi nasional menyimpan potensi yang sangat besar di dunia pertanian khususnya di Kabupaten Cilacap. Karenanya, pendidikan pertanian kepada anak-anak sangat penting untuk menumbuhkan minat pada pertanian.

“Maos punya potensi besarnya di pertanian. Salah satu lumbung padi nasional. Lewat Program MABIT, Pemerintah Desa Mernek Bumdes Ngudi Rahyu mencoba memfasilitasi pendidikan pertainian berbasis wisata,” ujar Bustanul

Maka mendukung suksesnya program inovasi Mabit KAWISTA Mernek Jenek di jelaskan Bustanul. Kawista Mernek Jenek berencana akan bekerja sama dengan lembaga pendidikan berfokus pada di empat kecamatan sekitar Desa Mernek seperti Kecamatan Maos, Sampang, Kroya, dan Adipala.

Baca juga Pemerintah Desa Mernek Dorong Masjid di Wilayahnya ada JPZIS

CSR Pertamina Maos

Inovasi KAWISTA MABIT Mernek Jenek mendapat dukungan dari CSR atau Corporete Social Resoponsibiliti Pertamina Feul Terminal Maos. KAWISTA Mernek Jenek menjadi salah satu kelompok binaan CSR Pertamina Fuel Terminal Maos.

Perwakilan CSR Pertamina Fuel Terminal Maos Faris Fadian dalam sambutanya pada acara Launcing Inovasi MABIT di Kawasan KAWISTA Mernek (28/10) berharap Kawista harus terus berinovasi secara berkelanjutan dan mandiri.

“Harapannya Kawista terus berlanjut dalam berinovasi dan mampu mandiri,” kata Faris dalam sambutannya di Kawasan Kawista pada Sabtu (28/10).

Seperti diketahui KAWISTA (Kawasan Wisata Pertanian) Desa Mernek dibangun pada tahun 2020 lalu yang didukung penuh oleh CSR Pertamina Fuel Terminal Maos.

Baca juga  Sosialisasi ZIS Pemerintah Desa Mernek Bersama NU Care LAZISNU

Di Kecamantan Maos dan sekitarnya tercatat ada beberapa binaan yang mendapat dukungan dari CSR pertamina Fuel Terminal Maos. Selain Kawista Mernek Jenek di Desa Mernek. Kampung Kreatif Karisma Pertamina (K3P) Desa Karangrena, Kecamatan Maos juga merupakan binaan CSR Pertamina Fuel Terminal Maos.

MABIT KAWISTA

Selain itu Faris juga mengatakan bahwa pertanian memiliki prospek yang sangat cerah khususnya di Maos. Sebab itu program CSR pertamina Maos mendorong sebagaimana pertanian menjadi kesempatan yang baik bagi masyarakat terus berkontribusi untuk negri.

“Pertanian potensi dan kesempatannya baik untuk masyarakat Maos dan sekitarnya. Karena itu CSR pertamina Fuel Terminal Maos terus mendukung itu,” lanjutnya.

Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Ngudi Rahayu Desa Mernek Heriyanto menjelaskan, ada beberapa program pendidikan pertanian yang ada di KAWISTA tersebut.

Adapun program pendidikan pertanian itu yakni penanaman sayuran dan buah di Greend House, pengenalan varietas tanaman padi. Mengenal mesin pengeringan padi. Pendidikan pertanian tanam padi dan lain sebagainya.

Pada acara Launcing MABIT KAWISTA Desa Mernek, hadir Forkompicam Kecamatan Maos, Dispermades Kabupaten Cilacap, Disporapar Kabupaten Cilacap. Juga Direktur BUMDES seluruh Kecamatan Maos. (Toto/Naeli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button