Innalillahi, Putra Bungsu Pendiri NU, KH M Roqib (Gus Roqib) Bin KH M Abdul Wahab Hasbullah Tambakberas, Jombang, Wafat.

NUCOM, Jombang, —- Innalillahi, Putra Bungsu Pendiri NU, KH M Roqib (Gus Roqib) Bin KH M Abdul Wahab Hasbullah Tambakberas, Jombang, Wafat. Pada Rabu malam (29/7/2026) pukul 21.40 WIB. Innalillahi Wainnailahi Rajiun.
Kabar berita duka tersebut menyelimuti keluarga besar Nahdliyin terutama keluarga besar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang.
Gus Roqib mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit di Surabaya setelah sempat mendapatkan perawatan medis secara intensif akibat penurunan kondisi kesehatan dalam beberapa hari terakhir.
Kabar wafatnya pengasuh ribath di Pesantren Tambakberas ini dengan cepat beredar di lingkungan pengasuh, alumni, dan para santri Pesantren Bahrul Ulum, serta dikonfirmasi melalui sejumlah media resmi milik pesantren.
Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq), membenarkan kabar duka tersebut.
“Keluarga besar Tambakberas berduka atas wafatnya KH Roqib Abdul Wahab Hasbullah. Lahul fatihah,” ujar Gus Rozaq melalui keterangan tertulis.
“Adapun almarhum direncanakan akan dimakamkan pada Kamis (30/7/2026) pagi di kompleks pemakaman keluarga Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.” Lanjut Ketua Panitia Lokal Muktamar NU ke-35 ini.
Wafatnya Gus Roqib memiliki arti tersendiri bagi keluarga besar NU. Almarhum almagfurlah merupakan putra paling bungsu (terakhir) dari KH M Abdul Wahab Hasbullah. Selama hidupnya, Gus Roqib aktif membimbing para santri di lingkungan ribath Pesantren Bahrul Ulum serta meneruskan perjuangan dakwah dan pendidikan yang diwariskan oleh sang ayah. (IHA)
Baca juga: Menara Masjid Pesantren Tambakberas; Sejarah, Makna, dan Pesan Spritualitas





