Fatayat NU Cilacap Deklarasikan Penolakan Kekerasan Perempuan

NU CILACAP ONLINE – Pada kesempatan Konferensi Anak Cabang Fatayat NU Kesugihan yang dihadiri puluhan kader, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Cilacap secara resmi mendeklarasikan penolakan terhadap kekerasan perempuan dan anak. Deklarasi ini dipimpin langsung oleh Ketua PC Fatayat NU Cilacap, Tun Habibah.

Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Cilacap menegaskan komitmennya sebagai organisasi perempuan Nahdlatul Ulama untuk menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.  Komitmen ini lahir dari keprihatinan bahwa kasus kekerasan masih banyak ditemui di lapangan dan membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak.

Komitmen ini dideklarasikan bersama dalam rangka memperingati 16 Hari Tanpa Kekerasan Terhadap Perempuan yang pada Ahad (7/12/2025) di gedung TPQ Al Munawarah SLarang, Kecamatan Kesugihan. Dimpimpin oleh Ketua PC Fatayat NU Cilacap Tun Habibah, Fatayat NU Cilacap mendeklarasikan 3 poin tuntutan yakni:

  1. Mengakhiri kekerasan digital terhadap semua perempuan dan anak.
  2. Mendukung pemulihan ruang aman.
  3. Menyerukan pemerintah untuk mengakhiri impunitas melalui undang-undang yang menghukum pelaku kekerasan perusahaan digital dan teknologi untuk memastikan keamanan platform serta menghapus konten berbahaya.

Ketua PC Fatayat NU Cilacap Tun Habibah menjelaskan bahwa Islam jelas mengajarkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan setara sebagai makhluk Allah yang mulia, sehingga tidak ada pembenaran terhadap kekerasan dalam bentuk apa pun. “Sebagai perempuan NU, kami meyakini bahwa Islam telah mengajarkan bahwa perempuan adalah makhluk yang dimuliakan, harus dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi,” katanya.

“Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, kami telah membentuk Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LKP3A). Lembaga ini menjadi ruang aman sekaligus forum diskusi dan pendampingan bagi para sahabat Fatayat yang membutuhkan perlindungan, advokasi, atau layanan terkait kekerasan berbasis gender,” sambung Tun Habibah. Baca juga Rapat Kerja Fatayat NU Cilacap

PC Fatayat NU Cilacap juga terus bersinergi dengan pemerintah, baik melalui lembaga terkait maupun dinas-dinas yang fokus pada isu perlindungan perempuan dan anak, untuk mendorong dan memperjuangkan kesetaraan gender serta memastikan hak-hak perempuan terpenuhi.

Selain itu, PC Fatayat NU Cilacap juga akan secara memasifkan kampanye anti kekerasan terhadap perempuan melalui konten-konten dakwah berperspektif kesetaraan.

“Dengan penuh ketegasan, kami menyatakan “Fatayat NU Cilacap menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tegas Tun Habibah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button