NU Cilacap Utara Bagikan Paket Vitamin Untuk PLPK

NU CILACAP ONLINE – NU Cilacap Utara Bagikan Paket Vitamin Untuk PLPK, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cilacap Utara bagikan sejumlah 80 paket berisi vitamin dan ekstrak jahe merah  kepada para Petugas Lapangan Penjemput Koin (PLPK) pada hari Minggu-Senin (18-19/07).

Pandemi Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir masih belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Nyaris, di segala sektor kehidupan masyarakat terkena dampak virus yang kali pertama muncul di Wuhan Cina itu. Utamanya di sektor perekonomian masyarakat yang kian menurun.

Apalagi saat ini masih dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19. Aktivitas perekonomian masyarakat dibatasi, bahkan di beberapa tempat ditutup. Hal itu dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus.

Namun meski begitu, ada hal unik yang dilakukan oleh  MWCNU di Kecamatan Cilacap Utara. Bekerjasama dengan Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shadaqah (UPZIS) Cilacap Utara (Cilut), MWCNU Cilut membagikan paket Vitamin dan Jahe Merah Ke PLPK dan Masyarakat NU. Sejumlah 80 Paket dibagikan sebagai ikhtiar meningkatkan imunitas tubuh di saat gencar-gencarnya wabah Covid-19.

Ketua MWNU Cilacap Utara KH Imam Mausul mengatakan bahwa upaya yang dilakukan oleh UPZISNU Cilacap Utara ini merupakan solusi nyata mengingat penyebaran Covid-19 terus meningkat. Sebab menurutnya, mengkonsumsi Vitamin dan Jahe Merah dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Apalagi menurut beliau program pemberian paket imunitas ini melibatkan salah satu UMKM yang berkembang di Cilacap Utara dan di komandoi oleh Pengurus MWCNU Cilacap Utara. UMKM ini memproduksi produk herbal yang dinamakan HAMSITA Ekstrak Sari Jahe Merah yang dijual dengan diskon harga khusus.

“Perlu diketahui HAMSITA Ekstrak Sari Jahe Merah merupakan produk dari Kader NU Cilacap Utara. Produk ini merupakan salah satu realisasi dari ide-ide brilian pengembangan ekonomi Kader NU. Herbal ini diciptakan sebagai hasil program UPZIS MWCNU Cilacap Utara sebelumnya melalui pelatihan pengembangan tanaman herbal dan ketahanan pangan,” tutur KH Imam Mausul.

Kh Imam Mausul menambahkan, ide pembagian vitamin dan ekstra jahe merah ini merupakan ikhtiar lahir dalam menjaga imunitas tubuh di era pandemi ini.

“Kunci menghadapi pendemi ini adalah dengan menjaga sistem imunitas tubuh. Dengan sistem imunitas tubuh yang baik, kita tidak mudah terpapar Covid-19, selain doa dan terus bermunajat pada Allah,” ungkapnya.

Belum lagi PLPK Koin NU yang menjadi sasaran utama adalah Penggerak NU Yang luar biasa.

“Wajib bagi kita untuk memperhatikan dan menjaga para penggerak NU agar senantiasa sehat. Ini adalah salah satu wasilah kita. Gerakan ini mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi bagi yang lain untuk melakukan hal yang sama, sekalipun dalam bentuk yang berbeda,” tandas KH Imam Maussul.

Sasaran dari program ini adalah para Petugas Lapangan Penjemput Koin (PLPK). Hal ini mempertimbangkan bahwa para PLPK Koin NU merupakan Penggerak NU Yang luar biasa.

“Wajib bagi kita untuk memperhatikan dan menjaga para penggerak NU agar senantiasa sehat. Ini adalah salah satu wasilah kita. Gerakan ini mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi bagi yang lain untuk melakukan hal yang sama, sekalipun dalam bentuk yang berbeda,” tandas KH Imam Maussul.

Sementara itu, Ketua Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) Cilacap Utara kiai Suprapto Kurniawan saat dihubungi tim NU Cilacap Online melalui sambungan telpon mengaku mendukung penuh kegiatan ini.

“ Saya sangat mendukung pembagian bantuan vitamin dan herbal ini untuk imunitas para penggerak NU di Cilacap Utara. Saya juga berharap agar pandemi Covid-19 lekas diangkat dari bumi Indonesia. Oleh sebab itu, saya mengimbau semua nahdiyin untuk terus berikhtiar baik lahir maupun batin,” kata kiai Suprapto. Sekecil apapun ikhtiar yang kita lakukan ini, namun jika dilakukan secara masif, maka Indonesia akan terlepas dari pandemi ini,” ungkap kiai Suprapto.

Kiai Suprapto menambahkan bahwa kondisi yang memprihatinkan akibat Covid-19 ini, hendaknya mampu menumbuhkan kesadaran dan semangat untuk saling berbagi solusi. Sebagaimana yang telah dilakukan oleh UPZIS dan MWCNU Cilacap Utara.

“Sudah seharusnya kita saling mendukung dan menguatkan dalam menghadapi pandemic ini. Jangan malah sebaliknya, saling berbagi fitnah atau hoax. Mari saling menguatkan dengan berbagi kebaikan sebagaimana gerakan-gerakan kecil ini,” pungkasnya.

Ditulis Oleh Santri Mbeling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button