MWCNU

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kawunganten

Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kawunganten Cilacap merupakan salah satu Struktur Organisasi NU di tingkat Kecamatan di Kabupaten Cilacap di bawah naungan Pengurus Cabang NU Cilacap.

Nahdlatul Ulama di Kawunganten berdiri dan terlahir sejak tahun 1963-an, saat ancaman dari DI/TII sudah mulai berkurang dan beberapa wilayah sudah tergolong aman. Salah satu dari beberapa tokoh NU yang berpengaruh dan masih hidup di antaranya adalah KH Nasrun Anwar, yang kini berusia 82 tahun.

KH Nasrun Anwar pertama kali merasa terpanggil untuk menertibkan NU di Kawunganten sendiri. Beliau mengajak Toharun Aulia yang giat dalam NU dan sowan kepada sesepuh-sesepuh yang ada di sini. Beliau mengajak teman-teman penggiat lainya seperti KH Sayuti (Sarwadadi), KH Sarbini (Bantarsari) dan sowan kepada pengurus PCNU Cilacap Kroya.

Pada saat itu NU masih menjadi partai politik, pada tahun 1963-1975 tidak ada pergantian kepengurusan. KH Sarbini menjabat sebagai Ketua dan KH Nasrun Anwar menjabat sebagai Sekretaris Majelis Wakil Cabang NU Kawunganten. Dan mereka itulah peletak dasar dan pendiri NU di Kawunganten.

Sampai dengan tahun 1999, wilayah Kecamatan Kecamatan Kawunganten masih termasuk dan mencakup beberapa desa yang saat ini termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Bantarsari, sebelum terjadi pemekaran /  Pembentukan Kecamatan Bantarsari. Jadi, wajar bahwa KH Sarbini (Bantarsari) pernah menjadi Ketua MWCNU Kawunganten.

Kepengurusan NU di Kawunganten mulai efektif berjalan sejak tahun 2005, dimulai dari kepemimpinan KH Yahya Mansyur menjadi Rais Syuriyah dan KH Sulaiman Maruf menjadi Ketua Tanfidziyah.

  1. MWCNU Kawunganten Masa Khidmah 2018-2023, Rais Syuriyah KH Suhud Mawardi, Ketua Tanfidziyah KH Mastur Shodik
  2. MWCNU Kawunganten Masa Khidmah 2013-2018, Rais Syuriyah KH Kharis Al Syarief, Ketua Tanfidziyah KH Mastur Shodik
  3. MWCNU Kawunganten Masa Khidmah 2008-2013, Rais Syuriyah …., Ketua Tanfidziyah

Pengurus MWCNU Kawunganten didukung oleh keberadaan Pengurus Ranting dan Pengurus Anak Ranting NU. Di tingkat Pimpinan Anak Cabang, ada sejumlah Pimpinan Badan Otonom seperti Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor NU, IPNU, IPPNU. Pimpinan Badan Otonom juga tersebar di tingkat Pimpinan Ranting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 × five =

Back to top button