Jejak Ulama

KH Miftahuddin, Pendiri Pesantren Darussalam Klumprit

KH Miftahuddin adalah pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Darussalam beralamat di Jalan Raya Nusawungu-Jetis RT 02 RW 02 Desa Klumprit Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap. Pesantren Darussalam ini berdiri sejak tahun 1991.

Beliau KH Miftahuddin sosok ulama yang berwawasan luas tidak hanya dalam ilmu agama saja tapi juga pendidikan dan organisasi. Beliau bukan hanya pengasuh pesantren, tetapi juga sekaligus kepala di MTs Darussalam Klumprit.

Di bidang organisasi, KH Miftahuddin (Pesantren Darussalam) adalah tokoh sentral NU di Kecamatan Nusawungu. Beliau pernah menjabat sebagai Rais Syuriyah MWCNU Nusawungu. Saat jabatan di MWCNU usai, KH Miftahuddin aktif mengurus partai yaitu Partai Kebangitan Bangsa (PKB). Beliau juga sempat masuk jajaran kepengurusan di PCNU Cilacap sebagai Wakil Rais Syuriyah. Di usia senjanya kini, beliau fokus di pendidikan dan pondok pesantren.

Cikal bakal berdirinya pesantren Darussalam berawal dari kegiatan keagamaan di Masjid Baiturohman. Di sinilah anak-anak di sekitar Desa Klumprit datang untuk mengaji. Semakin hari semakin banyak bahkan tak sedikit pula yang menginap di masjid.

Atas dasar inilah muncul gagasan mendirikan sebuah pesantren. KH Miftahuddin bersama beberapa tokoh agama yaitu Mbah Kiai Musa, KH Zainuddin, KH Soim, Kiai Khotib bahu membahu menginisiasi lembaga pendidikan yang akhirnya mendirikan Pondok Pesantren Darussalam.

Artikel Terkait

Untuk memperkuat kelembagaan, Pondok Pesantren Darussalam Klumprit membentuk yayasan yang juga bernama Darussalam. Dari yayasan Darussalam inilah pesantren berkembang tidak hanya di bidang Pendidikan agama saja tapi juga Pendidikan umum; dengan berdirinya Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darussalam.

aca juga : KH Dimyati Rois, Santri Kelana Yang Haus Ilmu dan Ulama Panutan

Selain itu juga ada jenjang pendidikan untuk anak-anak yaitu Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Darussalam. Bahkan belum lama ini juga tengah merintis Pendidikan jenjang menengan atas dengan mendirikan Madrasah Aliyah (MA) Darussalam.

Visi dan Misi Pesantren

Visi pondok pesantren Darussalam Klumprit Nusawungu Cilacap adalah untuk menciptakan santri yang berasas Islam Ahlussunah wal Jamaah, berakhlakul karimah, serta bisa meneruskan perjuangan para ulama dan Wali Songo.

Sedangkan Misi Pesantren Darussalam Klumprit Nusawungu adalah :
1. Menciptakan suasana untuk mengefektifkan seluruh kegiatan pesantren.
2. Mengembangkan pendalaman terhadap bahasa arab sehingga tercipta bebas buta huruf arab.
3. Mengembangkan dan melestarikan apresiasi seni melalui seni baca tulis Al-Qur’an, Qiro’ah, Tilawah, shalawat serta kesenian Islam lainnya.
4. Menumbuhkembangkan pengkhayatan dan pengenalan agama Islam yang berciri khas islam ahlussunah wal Jamaah.
5. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif untuk mengoptimalkan potensi dan kecerdasan siswa dalam pencapaian prestasi akademik dan non akademik.

Jumlah santri putra dan putri di ponpes Darussalam ini seluruhnya ada 200 santri; sebagian adalah santri kalong (warga desa sekitar dan tidak menetap di pesantren)

Secara umum program kegiatan para santri di ponpes ini meliputi : Pengajian, Ngaji Bandungan/weton, Sorogan, Hafalan, Diniyah, TPQ. Namun ada kegiatan lain yang dilaksanakan pada hari – hari tertentu. Di antaranya pembacaan shalawat al Barzanji, Khitobah, dan praktek Ubudiyah yang di laksanakan setiap malam Selasa.

Pada malam Jum’at, para santri pondok Darussalam Klumprit membaca shalawat Nariyah bersama kemudian dilanjutkan shalat tasbih setelah selesai shalat isya. Ada juga kegiatan bulanan yakni pembacaan Manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jailani setiap tanggal 11 setiap bulan dalam kalender hijriah.

Pesantren Darussalam Klumpit Nusawungu Cilacap miliki keunggulan dalam metode pengajarannya, yaitu mengutamakan Ilmu Tasawuf (akhlak) dan mengadakan program pendidikan formal (Madrasah Tsanawiyah).

Penulis: Naeli Rokhmah
Editor: Munawar AM

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 × 2 =

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button