Daerah

Banser Cilacap Terlibat Pencarian Korban Tertabrak Kereta Api

Banser Tanggap Bencana (Bagana) Cilacap terlibat dalam pencarian korban yang tertabrak kereta api (KA) Argowilis di Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap. Kecelakaan terjadi orang tertabrak KA Argo Wilis di jembatan kereta api Bajing Kulon dengan no kereta BH 158 KM 397 + l / ll. Lokasi kejadian beralamat di RT 01 RW 01 Desa Bajing Kulon Kecamatan Kroya. Korban terlempar ke Sungai Tipar dan hingga berita ini diturunkan korban hilang dan belum ditemukan.

Diketahui korban tertabrak kereta api Argowilis bernama Kartasadan (57 Th) dengan alamat  RT 27/03 Desa Sikampuh Kecamatan Kroya. Agama Islam dan pekerjaan sebagai petani. Informasi ini diketahui dari pers rillis Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap yang menyebar melalui whatsApp grup.

Seorang anggota Banser Tanggap Bencana (Bagana) Cilacap Sutamrin saat dikonfirmasi oleh NU Cilacap Online membenarkan informasi tersebut. Ia yang tengah melakukan upaya pencarian korban bersama Tim SAR gabungan menuturkan kronologi kejadian.

“Ada saksi yang melihat korban pada saat mencari batang pohon singkong di pinggiran sungai Tipar Bajing Kulon Kecamatan Kroya di sekitar jembatan kereta api. Kemudian korban hendak pulang ke rumahnya di Desa Sikampuh melalui rel jembatan kereta api. Saat itu melintas KA Argowilis dan menabrak korban. Korban  terlempar dari belakang kemudian terjatuh ke sungai Tipar,” tutur Sutamrin.

Tindakan pun dilakukan dengan mendatangi tempat kejadian (TKP) dan berkordinasi dengan dinas instansi terkait untuk melakukan penyisiran di sepanjang sungai Tipar. Dalam hal ini melibatkan beberapa personil antara lain Babinsa Koramil Kroya, Polsek Kroya, Bagana, Basarnas, SAR Brimob dan beberapa personil lainnya.

Sutamrin mengatakan bahwa sampai dengan saat ini korban tertabrak kereta api Argowillis belum di ketemukan dan dalam tahap pencarian. Upaya pencarian dilakukan oleh Tim Sar gabungan dengan melakukan penyisiran di sungai Tipar.

“Tadi sempat diselami namun tidak ketemu, pencarian juga dengan menerjunkan satu perahu karet. Namun sampai pukul 19.00 WIB korban juga belum ketemu. Kita masih di lokasi pencarian bersama tim SAR gabungan, untuk posko sementara di Balai Desa Pekuncen Kroya,” tandas Sutamrin.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button