Korban Longsor Cibeunying H+6 Total 18 Orang, 5 Dalam Pencarian

MAJENANG, NU Cilacap Online – Pencarian korban longsor Cibeunying pada H+6 (hari keenam) Tim SAR Gabungan menemukan dua jenazah sehingga total 18 korban meninggal dunia, sementara lima korban lainnya masih dinyatakan hilang. Selasa, (18/11/2025).

Kedua korban ditemukan di worksite B2, Dusun Tarukahan, yakni Arum Purnamasari (4) dan Lilis Safitri (39).

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman (SAR) mengungkapkan bahwa penemuan dua jenazah tersebut menambah jumlah korban meninggal hingga 18 orang sejak bencana terjadi.

“Alhamdulillah hari ini ditemukan dua jenazah lagi dalam kondisi meninggal,” ujar Bupati SAR menyampaikan update resmi perkembangan operasi SAR dalam konferensi pers.

Meski ada perkembangan positif, Bupati SAR menegaskan bahwa masih ada lima korban yang belum ditemukan.

Baca Juga: Korban Longsor Cibeunying H+5 Capai 16 Orang, Sisa 7 Dalam Pencarian

Hari keenam ini menjadi momentum penting karena pencarian memasuki batas akhir sesuai SOP, yaitu tujuh hari masa operasi.

Bupati SAR berharap pencarian pada hari ketujuh bisa lebih maksimal agar seluruh korban yang belum ditemukan dapat segera dievakuasi.

Dia memastikan bahwa tim gabungan akan memperluas titik pencarian dan memprioritaskan area yang dicurigai sebagai lokasi tertimbunnya korban.

Selaku Bupati SAR juga membuka peluang perpanjangan pencarian, meski dalam SOP berbatas waktu yakni tujuh hari (sepekan).

Dikatakan Operasi SAR dapat diperpanjang apabila keluarga korban meminta pencarian dilanjutkan dan mendapat persetujuan dari BNPB.

“Jika keluarga menghendaki pencarian dilanjutkan, Kepala BNPB sudah memberi arahan agar operasi bisa diperpanjang,” jelasnya.

Pada hari ketujuh, tim SAR akan memusatkan pencarian pada tiga titik utama: A1 (1 korban), B1 (2 korban), dan B2 (1 korban).

Operasi SAR berlangsung mulai pukul 07.00 WIB dan dapat berlangsung hingga malam hari bila kondisi memungkinkan.

“Kalau memungkinkan, operasi akan kami lanjutkan hingga pukul 24.00 atau 24 jam penuh,” tegas Bupati SAR.

Maka Operasi SAR pada H+7 (hari ketujuh) ini memasuki fase paling krusial yakni akan yang akan menentukan apakah pencarian rampung sesuai SOP, atau harus diperpanjang melalui diskresi BNPB berdasarkan permintaan keluarga.

Dalam konferensi pers tersebut turut hadir Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf. Andi Azis, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Cilacap Kolonel Laut (PM) Damianus Denny Nixon Ogi, Kapolresta Cilacap Kombes Pol. Budi Adhy Buono, Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, dan jajaran terkait lainnya. (IHA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button