Program Ekonomi NU, Antara Tujuan, Usaha dan Jenisnya

Program Ekonomi NU merupakan implementasi dari tujuan sekaligus usaha perkumpulan Nahdlatul Ulama, dengan stakeholder Lembaga Perekonomian NU (LPNU), usaha perkumpulan NU di bidang ekonomi mempertimbangkan aspek jenis usaha dan nilai manfaat secara ekonomis baik bagi organisasi/jamiyyah/perkumpulan maupun bagi warga NU, juga masyarakat umum.

Muktamar Nahdlatul Ulama yang telah usai jadi momentum untuk kemandirian organisasi. Kemandirian ini tentunya harus didahului dengan perubahan jati diri dan watak organisasi dalam pengelolaannya (Yahya Cholil Staquf, 2021)

Salah satu aspek kemandirian itu adalah Nahdlatul Ulama harus bisa lepas sepenuhnya dari pengaruh dan anasir partai politik mana pun. Nahdlatul Ulama juga harus mampu membuka peluang entrepreneurship, sehingga menjadi sumber wirausaha dan berdaya. Baca Berita Ekonomi.

Langkah strategis Menurut KH Dr HC Yahya Cholil Staquf yang akan ditempuh dalam program ekonomi NU adalah dengan memantapkan kemandirian di bidang ekonomi, yang menjadi fokus utama dalam optimalisasi perkhidmatan untuk kemaslahatan umat.

Usaha NU di bidang ekonomi adalah mengupayakan peningkatan pendapatan masyarakat dan lapangan kerja/usaha untuk kemakmuran yang merata. Ini sejalan dengan usaha Negara dalam pembangunan ekonomi guna peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program Ekonomi PBNU

Jenis usaha ekonomi NU

Pembangunan ekonomi adalah proses di mana negara-negara tumbuh dengan kemajuan ekonomi. Dengan kata lain, proses di mana negara-negara dengan standar hidup rendah menjadi negara dengan standar hidup yang tinggi. Pembangunan ekonomi juga mengacu pada proses di mana kesehatan, kesejahteraan, dan tingkat akademik secara keseluruhan meningkat populasi umum.

Baca juga Program Sosial NU, apa saja?

Bicara jenis usaha NU di bidang ekonomi, antara lain terwujud dalam penyediaan layanan kredit usaha mikro berbasis ekonomi syariah. S seperti lembaga keuangan syariah BMT.

Jenis usaha ekonomi NU yang sedang dirintis adalah BUMNU Grosir yang menyediakan produk dengan harga bersaing untuk memberikan dukungan penuh kepada pedagang kecil, UMKM, pengecer, dan konsumen ritel.

Ketua PBNU Bidang Kesejahteraan Rakyat Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid menyampaikan hal itu dalam acara Pencanangan Gerakan Kemandirian Ekonomi NU dan Khotmil Qur’an untuk BUMNU Grosir Jember, Jawa Timur, pada Senin (6/2/2023)

Menurutnya, PBNU terus berusaha untuk merealisasikan agenda-agenda pengembangan ekonomi jamiyah dan jamaah NU. Sebagaimana mandat Anggaran Dasar NU dan semangat para muassis (peletak dasar) NU.

PBNU sendiri memiliki 4 (empat) agenda pengembangan ekonomi sebagai wujud implementasi tujuan NU, yaitu pengembangan sumberdaya ekonomi perkumpulan; peningkatan ekonomi warga NU, pengembangan ekonomi pesantren dan peningkatan ekonomi khusus.

Baca juga  Program Kesehatan NU, Implementasi Tujuan dan Usaha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button