Profil Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Karangkandri Kesugihan

NU CILACAP ONLINEPengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Karangkandri menjadi ranting tersinergi di Kecamatan Kesugihan berkat jejaring antar badan otonom (banom) yang baik. Di antara banom tersebut adalah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) tingkat Pimpinan Rantin g Karangkandri. Inilah sekilas profil tentang Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Karangkandri.

Organisasi IPNU di Desa Karangkandri pertama kali muncul pada tahun 1976. Pada saat itu Hasrat para pelajar dan santridi desa Karangkandri sangat besar untuk mendirikan organisasi pelajar yang berbasis ke-NU-an.

Hal ini karena adanya dorongan dari para tokoh NU dan juga dukungan kultur lingkungan yang mayoritas masyarakat nahdliyin. Hal tersebut menjadi sebuah dorongan moral yang sangat besar untuk mendirikan organisasi keterpelajaran yaitu IPNU IPPNU.

IPNU sendiri di Desa Karangkandri pertama kali terbentuk pada tahun1976. Waktu itu diketuai oleh Utsman Jaeni. Barulah selang satu periode terbentuklah IPPNU yaitu pada tahun 1978 yang di ketuai oleh Sulyati.

Terpilihnya Sulyati sebagai ketua IPPNU sekaligus peralihan kepemimpinan IPNU dariĀ  Utsman Jaeni yang beralih pada Ashari untuk melanjutkan roda organisasi IPNU IPPNU Karangkandri.

Akan tetapi, pada proses berjalannya waktu, IPNU dan IPPNU di Desa Karangkandri mengalami gelombang pasang surut organisasi. Beberapa periode mengalami kevakuman sehingga IPNU IPPNU Karangkandri baru kembali eksis pada tahun 2018.

Baca juga

Kepemimpinan IPNU IPPNU

Saat ituĀ  dengan kepemimpinan Nur Huda Sebagai ketua IPNU dan Khozinatul Asroriyah sebagai ketua IPPNU.

Pada awal kebangkitan IPNU IPPNU Karangkandri di tahun 2018 belum begitu signifikan karena masih menjadi hal baru bagi anak-anak usia pelajar di Desa Karangkandri.

Barulah pada tahun 2020 setelah peralihan kepemimpian dari Rekan Nur Huda beralih kepada Ibnu Hidayat dan Khozinatul Asroriyah beralih kepada Rekanita Vinda Ervina geliat organisasi pelajar ini semakin meningkat secara signifikan.

Dalam priode 2020 hingga 2022 menjadi awal puncak eksisnya IPNU IPPNU di desa karangkandri. Berbagai event digaungkan pada periode kepengurusan ini seperti halnya perlombaan dalam rangka hari besar nasional, santunan anak yatim, dan juga sekolah binaan. (Ibnu Hidayat-Dwi Rohmatun Janah/Naeli R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button