Dokumentasi

Omset BMTNU Cilacap Capai 18 Milyar Per Desember 2018

Omset Baitul Mal wa Tamwil Nahdlatul Ulama (BMTNU) Cilacap sampai dengan bulan Desember 2018 mencapai nominal 18 Milyar tepatnya di angka Rp. 18.809.474.262. Kondisi ini naik dari tahun sebelunya di mana per Desember 2017 sebesar 14 Milyar atau Rp. 14.143.945.359.

H. Jumadi S.E., Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Cilacap mengatakan, jumlah terbesar yang menyangga total omset sebesar 18 Milyar berasal dari Penabung Simpanan Serbaguna (Sigun) dengan total tabungan sebesar Rp 10.624.227.108.

“Jumlah total penabung produk tabungan Sigun sendiri berjulah 8.320 orang. Di peringkat ke dua, disangga oleh produk BMTNU Cilacap berupa Pembiayaan sebesar Rp. 7.730.547.300,” katanya.

BMTNU Cilacap sebagai bentuk usaha NU di bidang ekonomi dan perekonomian memiliki beberapa produk layanan keuangan mikro berbasis syariah, seperti Simpanan Serbaguna, Simpanan Umroh, Simpanan Haji, Simpanan Deposito dan pembiayaan-pembiayaan yang ditrasaksikan sesuai dengan akad syariah.

BMTNU Cilacap yang berpusat di Jl. Raya Kalisabuk Km. 15 Kesugihan Cilacap memiliki beberapa kantor cabang, di antaranya; BMTNU Rajiman (Cilacap Tengah), BMTNU Lomanis (Cilacap Tengah), BMTNU Patimuan, BMTNU Cilacap Selatan, BMTNU Cilacap Utara di Karangtalun, BMTNU Kesugihan, BMTNU Jeuklegi dan BMTNU Sidareja.

H. Jumadi S.E., menambahkan kegiatan perekonomian yang dilaksanakan BMTNU menjadi bagian dari Program Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Cilacap. LPNU juga mengembangkan Koperasi Syariah Serba Usaha (KSSUNU) Cilacap.

Di luar omset BMT NU 18 Milyar, BMTNU Cilacap juga memiliki aset fisik berupa Gedung BMTNU dan Koperasi NU yang diresmikan oleh KH. Said Aqil Siradj, pada bulan Maret 2018. Di gedung ini juga ditempati untuk aktiftas pelayanan Biro Umroh Al Ma’wa NU Cilacap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

6 + 14 =

Back to top button