Badan Otonom NU

Ke Kawunganten, Muslimat NU Majenang Bantu Korban Banjir

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Majenang Cilacap ke Kawunganten untuk menyalurkan sejumlah paket bantuan untuk korban bencana banjir, Selasa (18/10). Paket bantuan yang terdiri dari sembako dan aneka kebutuhan rumah tangga serta uang tunai disalurkan ke empat titik di wilayah kecamatan Kawunganten.

Ketua PAC Muslimat NU Majenang, Hj Faiqoh Subky mengatakan bantuan dari PAC Muslimat NU tersebut Majenang berasal dari donasi para pengurus.

“Selain dari donasi Pengurus Muslimat NU, juga juga berasal dari masyarakat Majenang yang merasa peduli dan ingin membantu korban banjir di Kecamatan Kawunganten,” ungkap Hj Faiqoh Subky.

Menurut Hj Faiqoh Subky kehadiran PAC Muslimat NU majenang ke Kawunganten sebagai ungkapan dan sarana memupuk rasa kepedulian dan empati masyarakat terhadap sesama saudara yang sedang mengalami musibah.

“Setelah donasi terkumpul bantuan segera disalurkan ke daerah yang sedang mengalami bencana dengan harapan dapat membantu meringankan beban yang dirasakan. Terimakasih kepada masyarakat yang telah berdonasi, semoga bermanfaat,” ungkapnya.

Sejumlah titik sasaran penyaluran bantuan PAC Muslimat Majenang yakni Kantor Camat Kawunganten, Kantor MWCNU Kawunganten. Juga Pondok Pesantren Al Barokah dan Rumah salah seorang kiai yang terdapak banjir dengan kondisi yang cukup memprihatinkan.

Berdasarkan konfirmasi pihak MWCNU Kaeunganten kepada PAC Muslimat NU Majenang sejumlah bantuan yang diterima telah disalurkan kembali kepada masyarakat di beberapa desa antara lain, Desa Bojong, Desa Grugu dan Desa Kawunganten Lor.

Kisah Korban Banjir

Kepada NU Cilacap Official Media (NUCOM), Hj Faiqoh Subky menuturkan. Ada kisah yang menarik pada saat menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir.

Di salah satu rumah Kiiai yang berada di desa yang terdampak banjir cukup parah. Kondisi rumah kiai tersebut mengalami beberapa kerusakan sampai dinding rumahnya roboh sehingga kondisinya cukup meprihatinkan.

“Sesaat setelah sejumlah bantuan termasuk bantuan uang tunai guna membantu perbaikan rumah. Sang Kiai justru memberikan sebagain bantuan dan uang tunainya kepada tetangganya yang anaknya sedang sakit tetapi tidak punya biaya untuk berobat.” ungkapnya.

Baca juga: Mengenal Visi, Misi dan Tujuan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU)

Kiai tersebut, lanjut Hj Faiqoh Subky, memberikan sebuah teladan yang sanggat mulia. Meski dirinya dalam dalam kondisi kesusahanpun, masih mau berbagi dan membantu orang lain yang dirasakannya lebih membutuhkan.

“Bagi yang memiliki kecukupan harta mari berbagi, ini teladan yang sangat luar biaa,”ungkapnya.

Di akhir keterangannya ketua PAC Muslimat NU Majenang itu menyampiakan harapan kepada seluruh masyarakat. Khususnya pengurus dan warga Muslimat NU untuk terus berhidmat tanpa henti di Jamiyah Nahdlatul Ulama (NU).

“Juga berinovasi dalam berkegiatan sehingga dapat menebar manfaat bagi masyarakat yang lebih luas tidak hanya di Majenang saja. Semoga keberadaan Muslimat NU Majenang dapat dirasakan manfaatnya lebih luas lagi,” pungkasnya.

Baca juga: PAC Muslimat NU Majenang Memulai Kembali Kegiatan Rutinan

Kontributor: Badrus Soleh
Foto : PAC Muslimat NU Majenang
Editor : Munawar AM

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button