Lakpesdam NU Mengadakan Pelatihan Pertanian Organik

Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia/Lakpesdam NU Kabupaten Cilacap selama tiga hari mengadakan pelatihan pengelolaan pertanian organik model SRI/System of Rice Intensivication bagi 50 orang petani. Pelatihan pertanian organic, dibuka oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam satu acara di griya akar rumput Cipari, Selasa (21/02). Hadir dalam kesempatan tersebut, Rois Syuriah Nadlatul Ulama Kabupaten Cilacap, KH. Sungada, Staf Ahli Bupati Ir. Anton Santosa, dan undangan lain.

Menurut Ketua Lakpesdam NU Cilacap Saeful Mustangin, kegiatan pelatihan pertanian organik yang merupakan bagian dari kegiatan PNPM Peduli yang dibiayai Bank Dunia, dimaksudkan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji dalam dihadapan para petani mengatakan, metode SRI merupakan praktek budidaya padi yang menekankan pada management pengelolaan tanah, tanaman dan air. Budidaya padi ini melalui pemberdayaan kelompok dan kearifan local yang berbasis pada kegiatan yang ramah lingkungan.

Kegiatan ini lanjut Bupati, sangat penting meningat Cilacap memiliki potensi yang sangat besar, dengan luas baku sawah yang mencapai 63 ribu hektar lebih. Manakala budidaya padi ini bisa dikelola dengan baik, tentunya akan memberi sumbangan yang besar bagi peningkatan produksi pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Cilacap.

 

About admin

Admin Utama Situs Islam Aswaja: menghadirkan aktivitas Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cilacap --juga Organisasi di tingkat bawahnya, termasuk Lembaga dan Badan Otonom NU-- secara Online. Salam Perjuangan untuk Pengkhidmatan yang Berkelanjutan. Terima kasih atas kunjungan Anda semuanya. Dan silahkan datang kembali.

One comment

  1. bagus lah, semoga ngaruh meng warga NU

Leave a Reply

Your email address will not be published.

fifteen + 10 =