Kisah Dahsyatnya Bershalawat Nabi

NU CILACAP ONLINE – Sepenggal kisah tentang dahsyatnya bershalawat nabi, membaca shalawat kepada baginda nabi Muhammad ﷺ.

Diceritakan ada seorang perempuan mendatangi Al-Hasan Bin Ali Bin Abi Thalib (Cucu Nabi ﷺ). Perempuan itu lalu berkata kepadanya: “Anak perempuanku telah wafat, karena itulah, aku ingin melihatnya dalam tidur, dalam mimpi”.

Lalu Al-Hasan berkata kepada perempuan itu: “Shalatlah empat rakaat setelah shalat isya’, dan bacalah surat Alhakumu al-Takatsur satu kali setelah membaca Al-Fatihah pada tiap-tiap rakaat.

Kemudian berbaringlah, dan bacalah shalawat atas Nabi ﷺ sampai engkau tertidur,” Perempuan itu pun lantas melalukannya. Kemudian dia melihat putrinya dalam hukuman, dirantai, dan dibelenggu.

Setelah itu, si perempuan datang kepada Al-Hasan dan menceritakan apa yang dilihatnya dalam mimpi. Al-Hasan menjadi sedih dan berkata kepadanya: “Bersedekahlah atas nama dia.” Perempuan itu lalu melaksanakannya. Baca juga Sedekah Oksigen.

Suatu malam Al-Hasan bermimpi, seakan dia berada di sebuah taman surga yang di dalamnya terdapat ranjang yang diduduki seorang perempuan cantik nan rupawan.

Di atas kepalanya memakai mahkota cahaya. Perempuan itu bertanya kepada Al-Hasan: “Apakah engkau mengenaliku?” Al-Hasan menjawab: “Tidak”. Kemudian perempuan itu menjelaskan: “Aku adalah putri dari wanita tersebut.”

Al-Hasan berkata kepada perempuan itu: “Bukan seperti ini penjelasan ibumu tentang keadaanmu.”

Perempuan itu pun mengatakan: “Saya memang telah mengalami hal seperti penjelasan ibuku itu.”

Al-Hasan lalu bertanya: “Dengan apa kamu bisa sampai dalam keadaan seperti ini?”

Si perempuan menerangkan: “Kami sebanyak tujuh puluh ribu jiwa dalam hukuman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, lalu lewat seorang lelaki shaleh di atas kubur kami dan membacakan shalawat atas Nabi ﷺ satu kali yang pahalanya diperuntukkan kepada kami. Lalu Allah ta’ala memerdekakan kami dari hukuman tersebut, berkat pahala shalawat itu, dan sampailah pula bagianku sebagaimana engkau lihat ini.”

Wallahua’lam..

*Kisah Kisah Dahsyatnya Bershalawat Nabi di atas bersumber dari Kitab Al-Tsimar al-Yani’ah fi al-Riyadl al-Badi’ah karya al-‘Allamah Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani al-Jawi al-Syafi’i, hal. 92. (IHA)*

Baca juga Tanda Tanda Mencintai Nabi Muhammad SAW 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button