Gus Kikin: Visi Profetik NU Adalah “Kembali Ke Akar”

NUCOM, Surabaya —- Baru-baru ini Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) mengatakan bahwa Visi Profetik NU Adalah “Kembali Ke Akar”, hal itu disampaikan setelah menerima “Maklumat Tambakberas 2026″ dari Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lesbumi PBNU). Selasa (11/8/2026).

Baca juga: Siapa Calon Kuat Ketum PBNU Masa Depan?

Jajaran PWNU Jatim Menyambut

Penyerahan Naskah “Maklumat Tambakberas 2026” tersebut diberikan usai rapat koordinasi PWNU Jatim melalui Ketua LESBUMI PWNU Jatim Riadi Ngasiran.

Turut menyambut, dan menyaksikan juga dari jajaran pengurus PWNU Jatim. Antara lain Wakil Rais Syuriah KH Abdul Matin Djawahir, para Wakil Ketua seperti; Prof Kacung Marijan, KH M Taufiq Jalil, KH Noor Sodiq Askandar, dan Wakil Sekretaris Prof Babun Suharto.

“Maklumat Tambakberas 2026” merupakan manifesto hasil Muktamar Kebudayaan Indonesia I yang digelar LESBUMI PBNU di Pondok Pesantren Tambakberas Jombang pada 12-14 Juni 2026 lalu dengan mengusung tema “Kembali ke Akar”.

Gus Kikin yang juga salah satu tokoh yang digadang sebagai calon Ketua Umum PBNU periode mendatang menyambut baik dokumen bersejarah itu.

“Kami menyambut baik hasil Muktamar Kebudayaan dengan Maklumat Tambakberas dari para aktivis LESBUMI NU. Dokumen ini menunjukkan tengara visi profetik NU telah dilaksanakan melalui LESBUMI dengan mengusung Kembali ke Akar,” ujar Gus Kikin.

Baca juga: Gowes Ontel Dari Kaltim Ke Jatim Demi Muktamar NU KE-35 di Tambakberas Jombang. Siapa Dia?

Jaga Identitas Bangsa Lewat Nilai Kebudayaan

Menurut Gus Kikin, salah satu eksistensi Nahdlatul Ulama adalah menjaga identitas bangsa dengan menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Melalui LESBUMI, NU memiliki tugas khusus menjaga, mewujudkan, dan memperkuat nilai-nilai kebudayaan bangsa.

Dia juga menegaskan bahwa nilai-nilai dasar perjuangan NU yang digariskan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari dalam Qonun Asasi Nahdlatul Ulama bersifat universal dan relevan sepanjang masa.

“Nilai-nilai dasar perjuangan Nahdlatul Ulama yang digariskan Hadlratussyaikh Muhammad Hasyim Asy’ari melalui _Qonun Asasi Nahdlatul Ulama_ bersifat universal. Pada ujungnya ia menjadi bagian penting untuk menjaga identitas bangsa,” tutur Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang itu.

Maklumat dari Bumi Tambakberas

Pemilihan Pondok Pesantren Tambakberas sebagai lokasi Muktamar Kebudayaan bukan tanpa alasan. Pesantren yang didirikan KH Abdul Wahab Hasbullah, Bapak Pendiri dan Penggerak NU itu, dianggap memiliki spirit historis yang kuat.

Tambakberas juga akan kembali menjadi pusat perhatian nasional karena ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU pada 27-31 Agustus 2026 mendatang.

Dengan diterimanya Maklumat Kebudayaan ini, Gus Kikin berharap LESBUMI NU semakin aktif menjadi garda depan dalam merawat budaya, seni, dan spiritualitas Islam Nusantara sebagai bagian dari visi besar NU untuk bangsa. (IHA)

Baca juga: Maklumat Tambakberas 2026: Seruan NU “Kembali ke Akar”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button