Yayasan Miftahul Huda Arrohman Gelar Pelatihan Guru

NU CILACAP ONLINE – Yayasan Miftahul Huda Arrohman Jatisari menggelar pelatihan bagi guru TK, MI, dan TPQ yang berada dalam binaan yayasan. Pelatihan berlangsung selama beberapa hari dengan materi pembelajaran metode Al Qur’an dan peningkatan kapasitas guru.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas para pendidik, tidak hanya dalam kemampuan mengajarkan Al-Qur’an, tetapi juga membentuk akhlak dan perilaku mulia anak didik sejak usia dini.
Ketua panitia Kiai Khotib Rohman menyampaikan, melalui pelatihan ini diharapkan terwujud kesamaan persepsi dan metodologi pembelajaran yang searah dan berkesinambungan.
“Dengan kesamaan persepsi dan metodologi pembelajaran yang searah akan terjadi kesinambungan. Harapannya ke depan para guru dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan berjiwa pemimpin,” ujarnya
Puluhan peserta yang terdiri dari guru TK, MI, dan guru ngaji mengikuti kegiatan yang dimulai pada 1 Agustus 2025 dan dilaksanakan selama beberapa hari setiap sore di lingkungan Gedung MI Ma’arif Jatisari yang berlokasi di jalan Penatusan no 05 RT 07 RW 01 Desa Jatisari Kecamatan Kedungreja. Baca juga Kepala RA, TK Dan KB Ma’arif NU Gelar Rapat Koordinasi
Berbagai materi disampaikan terkait pembekalan sistem pembelajaran untuk kelas pendidikan Usia dini (PAUD) /Kls Pra TPQ. Baca juga LAZISNU Bersinergi Gelar Pelatihan Dai LDNU
“Bagaimana seorang guru bisa memberikan pembelajaran yang tidak monoton membosankan sehingga akan dengan mudah diterima oleh jenjang kls Pra TPQ/PAUD. Di sini para guru memperlajari ini,” kata kiai Khotib.
Dengan ketrampilan ini pembelajaran terhadap siswa bisa masuk sesuai jiwa seusianya supaya bisa memberikan kesan dan pesan serta;pembentukan karakter anak kecil bahwasanya mengaji itu menyenangkan. Baca juga Muwajjahah Bilwujuh Praktik Ideal Transformasi Pendidikan Islam
Di antara materi yang disampaikan dalam pelatihan tersebut adalah metode pengajaran Alquran Metode Cepat Tanggap Belajar Al Qur’an (CTBA) Annahdliyah. Selain itu juga disampaikan meteri managemen sistem kelembagaan, kurikulum dll.
Sekretaris RMINU Cilacap Salman Al Farisi yang juga menjadi salah satu pemateri mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran guru ngaji dalam membentuk generasi penerus bangsa.
“Dengan mengoptimalkan peran dan kapasitas para guru ngaji, diharapkan akan lahir calon-calon pemimpin masa depan yang bermoral, berakhlak, berdaya saing, dan bermartabat, sesuai harapan orang tua dan bangsa,” ujarnya.





