UNUGHA Tuan Rumah Musran, Mega Permatasari Pimpin Kwarran Kesugihan

NUCOM – Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap kembali menunjukkan perannya sebagai pusat peradaban dan pengembangan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah dengan menjadi tuan rumah Musyawarah Ranting (MUSRAN) Kwartir Ranting Kesugihan, Kamis (28/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus UNUGHA ini bukan sekadar pemilihan ketua biasa. Bagi civitas akademika UNUGHA, menjadi tuan rumah MUSRAN adalah wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam ranah pengabdian kepada masyarakat.
Pimpinan UNUGHA Cilacap dalam sambutan penerimaan tamu menegaskan bahwa kampus di bawah naungan PBNU ini secara konsisten membuka lebar pintu kolaborasi untuk kegiatan yang mengedepankan pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda.
“UNUGHA tidak hanya menyediakan ruang dan fasilitas terbaik, tetapi kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah dan institusi pendidikan di Cilacap. Gerakan Pramuka memiliki visi yang sangat sejalan dengan misi UNUGHA, yaitu mencetak insan yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujar perwakilan pimpinan kampus dalam sambutannya.
Dengan fasilitas ruang musyawarah yang representatif serta dukungan penuh dari jajaran rektorat, acara yang dihadiri oleh seluruh kepala SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, MA, dan perguruan tinggi se-Kecamatan Kesugihan ini berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. Kepercayaan yang diberikan kepada UNUGHA ini menjadi bukti bahwa kampus kebanggaan warga Nahdliyin tersebut telah menjelma menjadi episentrum kegiatan kemasyarakatan dan pendidikan di wilayah Cilacap bagian barat.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Ka. Mabiran) yang juga menjabat sebagai Camat Kesugihan, Wawan Mardiono, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, Camat Wawan melontarkan istilah menarik yang menjadi perhatian peserta, yakni “Binjarsuh”—akronim dari Pembinaan, Pengajaran, dan Pengasuhan. Beliau menegaskan bahwa ketiga pilar ini merupakan esensi utama dalam mendidik generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
“Harapan kami, dengan adanya musyawarah ini, keberadaan Pramuka di Kesugihan akan semakin kuat. Namun kuncinya adalah perlu adanya kerja sama. Ingat, Pramuka ini adalah super tim yang membutuhkan kolaborasi banyak pihak. Tidak ada satu pun elemen yang bisa berjalan sendiri. Saya mengapresiasi UNUGHA yang telah memfasilitasi pertemuan strategis ini,” tegas Camat Wawan di hadapan para peserta.
Baca Juga
Bimtek Kepramukaan Sakoma NU Cilacap dalam Kegembiraan
Suasana haru sekaligus syukur menyelimuti jalannya musyawarah ketika Ketua Kwartir Ranting Kesugihan masa bakti sebelumnya, H. Hadi Muridan, S.Pd.I., M.M. , menyampaikan laporan pertanggungjawabannya. Dalam pidato peralihan kepemimpinan, beliau mengucapkan terima kasih yang mendalam atas diterimanya laporan tersebut oleh seluruh audiens.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena laporan pertanggungjawaban kepengurusan kami telah diterima dengan baik oleh peserta musyawarah. Semoga amal usaha kita selama ini menjadi catatan baik bagi perjalanan Pramuka di Kesugihan,” ujar H. Hadi dengan penuh khidmat.
Setelah melalui proses musyawarah yang demokratis, peserta sepakat mengukuhkan Ibu Mega Permatasari, S.Pd., M.Pd. , selaku Pengawas SD Korwil Kesugihan, sebagai Ketua Kwartir Ranting Kesugihan masa bakti 2026–2029. Begitu terpilih, Mega langsung menyampaikan visi kepemimpinannya yang menekankan pentingnya sinergi dari seluruh pihak, khususnya para kepala satuan pendidikan.
“Saya siap mengemban amanah berat ini. Namun, saya hanya bisa berjalan jika para Mabigus juga siap untuk berkolaborasi dan bekerja sama dalam masa kepengurusan saya nanti. Mari kita bangun Gerakan Pramuka di Kesugihan dengan gotong royong,” ucapnya penuh semangat, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.
Kehadiran para kepala satuan pendidikan dalam musyawarah ini menjadi bukti nyata sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung perkembangan Gerakan Pramuka sebagai wahana pendidikan karakter.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru, diharapkan MUSRAN tahun 2026 menjadi langkah strategis untuk semakin meningkatkan kualitas pembinaan Gerakan Pramuka di Kecamatan Kesugihan, sejalan dengan semangat “Binjarsuh” yang digaungkan oleh Camat, serta sejalan dengan misi UNUGHA dalam mencerdaskan dan membentuk karakter bangsa. (UMI)