Mujahadah Kubro Asmaul Husna Bukti Nyata Soliditas Warga NU

NU CILACAP ONLINE – Mujahadah Kubro Asmaul Husna menjadi bukti nyata soliditas warga Nahdlatul Ulama. Demikian disampaikan oleh Wakil ketua Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Cilacap H Aid Mustaqim pada Mujahadah Kubro Al Asmaul Husna Tingkat Kabupaten yang digelar baru-baru ini di Kecamatan Karangpucung.

Bertempat di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Karangpucung tepatnya di MTs N 2 Cilacap, Desa Sindangbarang Mujahadah berlangsung pada Ahad, (13/07/2025)

H. Aid Musta’in yang juga Kasi Penma Kemenag Cilacap menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas kehadiran jamaah yang membludak dalam kegiatan Mujahadah. Menurutnya, hal ini menjadi bukti nyata akan kekuatan dan soliditas jam’iyyah Nahdlatul Ulama yang luar biasa.

“Ini menandakan kehebatan dan kekokohan jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Semoga senantiasa mendapat keberkahan dan ridha dari Allah SWT,” ujarnya.

Lebih lanjut, H Aid menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki tradisi keagamaan yang kuat dan menjadi bagian dari ibadah sosial yang harus terus dijaga, seperti yasinan, maulidan, tahlilan, dan lain sebagainya. Tradisi ini merupakan salah satu kekuatan dan keistimewaan NU. Baca juga Masjid Sebagai Benteng Pertahanan Radikalisme Buruh

Ia juga menegaskan bahwa peran NU bagi Indonesia sangat luar biasa, salah satunya dibuktikan dengan lagu “Yalal Wathon” yang sudah ada sejak tahun 1935. Hal ini menjadi bukti bahwa NU bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga memiliki andil besar dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Maka dari itu, sangat jelas bahwa NU adalah salah satu elemen pendiri bangsa Indonesia,” tegasnya. Baca juga Resmi Dilantik, FKDT Kabupaten Cilacap Diminta Perkuat Soliditas. Mujahadah Asmaul Husna Digelar MWCNU Karangpucung

Ketua Majelis Khidmah Al Asmaul Husna (MKAH) Kecamatan Karangpucung, H. Atep Jamaludin, ST menyampaikan ungkapan duka mendalam atas wafatnya tokoh ulama dan guru tercinta, Al-Maghfurlah KH. Mukhlisudin Afandi, yang merupakan Pengasuh MKAH Kabupaten Cilacap.

“Rasa kehilangan ini sangat mendalam. Kita telah kehilangan sosok guru, orang tua kita semua. Mari kita doakan bersama, semoga almarhum ditempatkan di surga-Nya Allah SWT, di tempat yang paling baik,” tutur Haji Atep.

Dalam sambutannya, Haji Atep memperkenalkan penerus perjuangan Almaghfurlah Kiai Mukhlis hingga akhir kepengurusan tahun 2027, yaitu KH. Abdul Khamid Hasyim, seorang tokoh kharismatik dari Kecamatan Majenang.

Penyeimbang Urusan Dunia Akhirat

H Atep yang juga menjabat sebagai Sekretaris MKAH Kabupaten Cilacap menginformasikan kepada jamaah Mujahadah Asmaul Husna bahwa akan dilaksanakan Mujahadah Tingkat Nasional dan Internasional di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang pada Sabtu-Ahad, 19-20 Juli 2025 mendatang.

Ketua Majelis Khidmah Al Asmaul Husna (MKAH) Kabupaten Cilacap, KH. Abdul Khamid Hasyim, menyampaikan rasa bahagia dan syukurnya bisa bersilaturahmi dengan para jamaah dalam kegiatan Mujahadah Asmaul Husna tingkat Kabupaten Cilacap yang digelar di MTs N 2 Cilacap.

Dalam sambutannya, Kiai Abdul Khamid menegaskan bahwa kegiatan mujahadah ini merupakan bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat, selaras dengan slogan MKAH: “Dunia Makmur Jaya, Akhirat Masuk Surga.”

Sebagaimana yang sebelumnya disampaikan oleh H. Atep Jamaludin, KH. Abdul Khamid memperkenalkan diri sebagai penerus perjuangan Almaghfurlah KH. Mukhlisudin Affandi untuk memimpin MKAH hingga tahun 2027 mendatang.

Kiai Khamid juga memberikan apresiasi tinggi atas semangat dan antusiasme jamaah yang hadir mengikuti mujahadah dengan khidmat.

“Semoga kita semua yang hadir di tempat ini dipersiapkan oleh Allah SWT menjadi ahli surga,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kiai Khamid menjelaskan bahwa keberadaan MKAH merupakan salah satu wadah bagi kita untuk beribadah kepada Allah SWT. Beliau juga mengajak seluruh jamaah Mujahadah untuk senantiasa menjadi pribadi yang rahmatan lil ‘alamin

Sementara itu, Camat Karangpucung, H. Asep Kuncoro, S.STP., MM., mengungkapkan rasa bahagia dan bangga atas terselenggaranya kegiatan Mujahadah Asmaul Husna tingkat Kabupaten Cilacap yang untuk kedua kalinya kembali digelar di wilayah Kecamatan Karangpucung.

“Ini merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi kami. Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi masyarakat Karangpucung dan menjadi sarana memperkuat ukhuwah serta nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Karangpucung menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Karangpucung atas kontribusinya dalam pembangunan, baik fisik maupun mental spiritual masyarakat.

Haji Asep juga berpesan agar seluruh elemen masyarakat, khususnya warga NU, senantiasa menjaga suasana lingkungan yang kondusif dan harmonis.

“Di bulan Muharram ini, mari kita tetap semangat, berpikir positif, dan bersikap bijaksana dalam berbagai bidang kehidupan,” ungkapnya

Tidak kalah penting H Asep mengajak para jamaah Mujahadah Asmaul Husna untuk turut serta mensosialisasikan program-program pemerintah, termasuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang tengah digencarkan saat ini.

Kontributor: Nesy Faska Maulidia
Editor: Naeli R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button