Konferancab 2026; Kiprah dan Evaluasi Muslimat NU Karangpucung

NU CILACAP ONLINE – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Karangpucung sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Masa Khidmat 2020-2025 pada Jumat (26/6) di SMA Jenderal Ahmad Yani Karangpucung. Kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus penyusunan arah organisasi untuk lima tahun mendatang.
Ketua PAC Muslimat NU Karangpucung Masa Khidmat 2020–2025, Hj Muawanah menyampaikan bahwa awal masa kepemimpinannya dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19. Kondisi tersebut membuat berbagai kegiatan organisasi harus diselenggarakan secara daring. Meski demikian, semangat pengurus dan anggota Muslimat NU tidak surut dalam menjalankan program-program organisasi.
“Alhamdulillah, pada masa pandemi kami melalui Bidang Sosial dan Kesehatan turut berkontribusi bersama MWCNU dalam kegiatan pemberian seribu vaksin melalui program Bakti NU untuk Negeri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMA Ahmad Yani dan MTs Nurul Huda,” tuturnya.
Perempuan yang akrab disapa Hj Anah itu menjelaskan bahwa pada bidang dakwah, PAC Muslimat NU memberikan ruang kepada para da’iyyah Muslimat untuk terus berdakwah melalui siaran Radio FM Karangpucung. Langkah tersebut menjadi salah satu upaya agar syiar Islam Ahlussunnah wal Jamaah tetap berjalan di tengah keterbatasan aktivitas masyarakat saat pandemi. Baca juga Turba di Karangpucung, PCNU Cilacap Evaluasi Kinerja Program
Selain pandemi, pada awal masa kepengurusannya beberapa desa di Kecamatan Karangpucung juga terdampak bencana pergerakan tanah. Melalui Bidang Sosial, PAC Muslimat NU menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan bantuan dana kepada warga terdampak.
“Pada Lebaran tahun 2020, Muslimat NU menjadi penggagas kerja sama dengan MWCNU dan UPZIS MWCNU untuk memberikan bingkisan kepada para guru ngaji dan kiai kampung setiap Hari Raya Idulfitri,” jelasnya.
Di bidang kesehatan, PAC Muslimat NU Karangpucung turut berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Program tersebut diwujudkan melalui sosialisasi di berbagai majelis taklim serta pemberian bantuan nutrisi tambahan bagi keluarga yang membutuhkan di sejumlah desa.
Sementara itu, pada bidang pendidikan dan ekonomi, PAC Muslimat NU memperoleh bantuan dana sebesar Rp170 juta yang disalurkan melalui anggota DPRD Kabupaten dan Provinsi. Dana tersebut dimanfaatkan untuk berbagai program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan pembuatan kue, pelatihan tata boga, pelatihan master of ceremony (MC), serta pelatihan bagi para da’iyyah. Berbagai pelatihan tersebut dinilai mampu meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan bagi anggota Muslimat NU.
Tidak hanya aktif di wilayah Kecamatan Karangpucung, Bidang Sosial PAC Muslimat NU juga terlibat dalam berbagai aksi kemanusiaan di luar daerah. Bantuan telah disalurkan kepada korban banjir di Nusawungu, korban longsor di Cibeunying, korban kebakaran, hingga distribusi bantuan air bersih saat musim kemarau.
“Alhamdulillah, kami juga mendapatkan penghargaan dari PC Muslimat NU Kabupaten Cilacap karena menjadi salah satu PAC yang berhasil menyalurkan bantuan terbanyak dan tepat waktu dalam penyetoran,” ungkap Hj Anah dengan penuh rasa syukur.
PAC Muslimat NU Karangpucung juga mengambil peran aktif dalam rangkaian peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan MWCNU Karangpucung. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi Muhammadiyah dan LDII, sehingga menjadi momentum memperkuat ukhuwah dan kebersamaan antarorganisasi.
Pada kesempatan tersebut, Hj Muawanah juga melaporkan bahwa tiga program unggulan Muslimat NU, yakni Mustika Darling, Mustika Segar, dan Mustika Mesem, telah berhasil dilaksanakan selama masa kepengurusan 2020–2025.
Hj Muawanah menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus, anggota PAC, pengurus ranting, hingga anak ranting Muslimat NU yang telah bekerja sama dan berkontribusi aktif dalam menyukseskan berbagai program organisasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota PAC Muslimat NU, ranting, hingga anak ranting yang selama ini telah bersama-sama berjuang dan bersyiar. Kami juga memohon maaf apabila selama masa kepemimpinan ini masih terdapat banyak kekurangan. Semoga kepengurusan berikutnya dapat melanjutkan dan menyempurnakan program-program yang telah dirintis,” pungkasnya penuh haru.
(Nesy Faska Maulidia)





