Amaliyah & Ubudiyah

Keutamaan Puasa Rajab: Niat dan Tata Caranya

Puasa Rajab adalah satu di antara beberapa amalan yang dianjurkan di bulan Rajab, mengingat alasan bahwa Puasa (dan Bulan) Rajab mengandung banyak keutamaan; terutama jika disertai niat dan tata cara yang memenuhi syarat dalam menjalankannya.

Kaum Muslimin dan Muslimat menanti kehadiran bulan mulia, yakni rajab, Sya’ban dan Ramadhan, bulan-bulan tersebut merupakan harapan dari do’a nabi yang diajarkan kepada umatnya, yakni ; Allahumma bariklana fi rojaba, wa sya’bana wabalighna romadlona (“Ya Allah, berkahilah kami di bulan rajab, dan sya’ban, dan sampaikanlah kami pada bulan ramadhan)”

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menginstruksikan kepada para perukyah Nahdlatul Ulama se-Indonesia untuk melaksanakan nukyah awal bulan Rajab 1443 H pada hari Selasa Pon, 29 Jumadal Akhirah 1443 H/1 Februani 2022. Dari hasil pengamatan, Karena di seluruh Indonesia tinggi hilal adalah positif di atas dua derajat, maka pada saat matahari terbenam posisi hilal masih terletak di atas ufuk.

Artinya, tinggi hilal di seluruh Indonesia secara keseluruhan sudah memenuhi kriteria imkanur rukyah (hilal mungkin teramati). Meskipun demikian, karena hilal tidak terlihat, maka Jumadal Akhirah digenapkan 30 hari sehingga awal Rajab jatuh pada Kamis (3/2/2022).

Keutamaan Puasa Rajab

Puasa rajab ini banyak dinantikan oleh para umat Muslim di seluruh dunia. Banyak yang mengejar keutamaan puasa rajab karena melaksanakan ibadah puasa tersebut berbuah banyak amal kebaikan.

Melaksanakan puasa Rajab hukumnya sunah. Jadi, bisa dilaksanakan bisa juga tidak. Namun merugilah bila tidak mendapatkan pahala atau amal kebaikan. [Baca : Anjuran Puasa Bulan Rajab dan Keutamaannya ]

Berikut keutamaan puasa rajab yang bisa diraih oleh para umat muslim.

  1. Puasa tanggal 1 Rajab mendapat pahala puasa 1 bulan.
  2. Keutamaan Puasa Rajab dengan 3 hari pada Kamis, Jumat, dan Sabtu  seperti beribadah selama 700 tahun.
  3. Puasa 7 hari akan ditutup baginya 7 pintu neraka.
  4. Puasa 8 hari akan dibuka baginya pintu surga
  5. Keutamaan Puasa Rajab dengan menjalankan puasa 15 hari maka kerburukannya akan diganti dengan kebaikan dan diampuni seluruh dosa-dosa kecilnya yang telah lalu.
  6. Puasa 30 hari akan diberi nikmat melihat Dzat Allah di hari kiamat dan dikumpulkan dengan para Nabi.
  7. Puasa pada tanggal 27 Rajab akan diberi pahala puasa 60 bulan.
  8. Sedangkan Keutamaan Puasa Rajab dengan puasa 3 hari di akhir bulan Rajab dan menghidupkan malamnya, maka akan diberi pahala puasa dan ibadah malam selama 100 tahun.

Baca Juga : Menghidupkan Malam Nisfu Sya’ban Dengan Amal Ibadah

Niat Puasa Rajab Dari 2 Kondisi;

Pertama, Seperti puasa pada umumnya, waktu niat puasa rajab yakni pada malam hari, sejak terbenamnya matahari hingga terbit fajar. Berikut adalah lafal niatnya.

Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillâhi ta‘ala.

Artinya: “Aku berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah ta‘ala.”

Kedua, bagi orang yang lupa niat pada malam hari, bisa mengucapkan niat di siang harinya. Adapun waktu yang dimaksud yakni dari pagi hari sampai sebelum tergelincirnya matahari (waktu zuhur), selagi ia belum melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa, missal makan/minum dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah lafal niat puasa rajab ketika dilakukan setelah matahari terbit sampai siang;

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri rajaba lillâhi ta’ala.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah ta’ala,”.

Demikian keutamaan puasa Rajab dan niat puasa rajab yang bisa kita amalkan. Semoga semua amal dan ibadah kita diterima oleh Allah Ta’ala, serta menjadi ladang pahala yang memberkahi kehidupan kita, Amiin Ya Rabbal ‘Alamiin. Wallahu a’lam.

Kontributor : Muhtarom, S.Pd.I
Editor : Achmad Nur Wahidin

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button