Kemah Bhakti Sakoma LP Ma’arif NU Cilacap Dibuka, Semarak Hari Jadi Pramuka ke 65

NU CILACAP ONLINE – Semangat kepramukaan dan pendidikan karakter mewarnai pembukaan Kemah Bhakti Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU (Sakoma) Cilacap. Memperingati Hari Jadi Pramuka ke-65 tahun 2026, perkemahan berlangsung pada 13–15 Agustus 2026 di Kecamatan Cimanggu.

Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya Kemah Bhakti Sakoma Ma’arif NU diselenggarakan di tingkat Kabupaten Cilacap.

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri para pengurus dan tokoh Nahdlatul Ulama, jajaran LP Ma’arif NU Kabupaten Cilacap, pengurus kwartir ranting, Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), serta para peserta dari berbagai satuan pendidikan Ma’arif NU dan sekolah afiliasi.

Hadir mewakili Ketua dan jajaran PCNU Cilacap, Kiai Khatim bertindak sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan tersebut, kiai Khatim membacakan naskah pidato Hari Pramuka ke-65 sekaligus menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terselenggaranya Kemah Bhakti Sakoma Ma’arif NU Cilacap yang perdana digelar di tingkat kabupaten.

“Selamat dan sukses atas terselenggaranya Kemah Bhakti Sakoma Ma’arif NU Cilacap. Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk membangun generasi muda yang berkarakter, berprestasi, mandiri, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Baca juga Bimtek Kepramukaan Sakoma LP Ma’arif NU Cilacap dalam Kegembiraan 

Turut hadir Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Cilacap, H Ali Sodiqin, jajaran pengurus NU Kecamatan Cimanggu, unsur kwartir kecamatan, Mabigus dari wilayah Cimanggu dan Karangpucung, serta para peserta yang berasal dari jenjang MI, SD, SMP, MTs, SMK, MA Ma’arif NU dan sekolah afiliasi NU.

Kemah Bhakti ini tidak sekadar menjadi ajang perkemahan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan nilai Aswaja, kreativitas, persaudaraan, dan kepemimpinan bagi generasi muda.

Salah satu agenda penting dalam rangkaian kegiatan adalah pengukuhan pengurus Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU Kecamatan Cimanggu dan Karangpucung.

Pengukuhan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan Pramuka di lingkungan pendidikan Ma’arif NU.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang disampaikan oleh Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap H Banu Tolib Wakil Ketua PCNU Kabupaten Cilacap.

Dalam penyampaiannya, H Banu Tolib yang juga Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menekankan pentingnya generasi penerus bangsa untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik melalui wadah pendidikan dan kepramukaan.

“Generasi penerus bangsa harus terus memberikan karya-karya terbaik. Melalui Sakoma, melalui Pramuka, generasi hari ini di era digital harus mampu berkarya dengan semangat. Dengan karya dan semangat yang kuat, insyaallah hasil yang diraih juga akan maksimal,” pesan kiai Banu kepada para peserta.

Semangat peserta semakin terlihat dalam berbagai perlombaan dan kegiatan edukatif. Peserta dari setiap bidang dan jenjang mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) dengan penuh antusias. Kegiatan dilanjutkan dengan penyalaan api unggun dan ulang janji, yang menjadi salah satu momen paling emosional dalam perkemahan.

Suasana malam semakin meriah melalui pentas budaya yang menampilkan kreativitas para peserta dari berbagai satuan pendidikan. Beragam seni dan budaya ditampilkan sebagai bentuk ekspresi sekaligus upaya menumbuhkan rasa percaya diri, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Memasuki hari berikutnya, peserta mengikuti senam pagi, white game, berbagai permainan dan kegiatan kebersamaan, hingga akhirnya rangkaian acara ditutup dengan pembagian hadiah dan upacara penutupan.

Kemah Perdana, Momentum Bersejarah

Penyelenggaraan Kemah Bhakti Sakoma Ma’arif NU Cilacap tahun 2026 menjadi catatan penting bagi perjalanan gerakan Pramuka di lingkungan Ma’arif NU.

Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Pramuka ke-65, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi Sakoma Ma’arif NU di Kabupaten Cilacap.

Kemah perdana tingkat kabupaten ini juga diharapkan menjadi agenda yang dapat terus dikembangkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya, dengan melibatkan lebih banyak satuan pendidikan serta peserta didik.

Testimoni Peserta

Janet salah seorang peserta mengaku senang mengikuti Kemah Bhakti Sakoma Ma’arif NU Cilacap. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mengajarkan arti kedisiplinan, kekompakan, keberanian, dan tanggung jawab.

“Kami sangat senang bisa mengikuti kemah ini. Banyak pengalaman baru yang kami dapat, mulai dari lomba, kegiatan bersama teman-teman, api unggun, pentas budaya, sampai permainan. Yang paling penting, kami belajar untuk kompak, disiplin dan berani tampi,” kata Janet.

Janet juga menilai kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan karena dapat bertemu dan berkolaborasi dengan pelajar dari berbagai sekolah dan jenjang pendidikan.

“Bagi kami, ini bukan hanya kemah, tetapi juga kesempatan untuk menambah teman, pengalaman dan keberanian. Semoga kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan lagi tahun depan dengan peserta yang lebih banyak.” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button