Gus Yaqut ditahan, Banser Teriaki KPK Zalim 

NU Cilacap Online — Mantan Menteri Agama (Menag)Yaqut Cholil Qaumas (YCQ) resmi ditahan KPK usai ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji. Massa Banser pun menggelar aksi di depan KPK dan berteriak KPK zalim hingga membakar baju bergambar KPK.

Mantan Menag YCQ itu ditahan KPK setelah penetapan tersangka sejak Januari 2026 lalu.

YCQ turun dari lantai 2 ruang pemeriksaan pukul 18.45 WIB, Kamis (12/3/2026), dan sudah mengenakan rompi oranye dengan posisi kedua tangan telah terborgol.

Di luar gedung KPK, puluhan massa Banser mulai berteriak ‘KPK zalim’ ketika YCQ digiring ke mobil tahanan menggunakan rompi oranye.

Setelah YCQ masuk ke dalam mobil tahanan, massa Banser terus berteriak hingga melakukan aksi membakar baju bergambar KPK. Massa Banser juga turut mengoyak-oyak pagar KPK untuk mencoba merangsek masuk.

Namun, massa Banser yang bereaksi sempat ditenangkan oleh massa Banser lainnya. Petugas kepolisian pun ikut menjaga dan memenangkan massa Banser.

Massa Banser baru mau membubarkan diri setelah mendengar pesan yang disampaikan oleh Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (YCS).

Pesan YCS yang juga kakak YCQ ini disampaikan melalui rekaman suara atau voice note (VN) yang dikirim ke salah satu ponsel massa Banser di lokasi. VN itu pun kemudian diperdengarkan lewat pengeras suara mobil komando.

Dalam VN tersebut terdengar bahwa YCS menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan anggota Banser dalam memberikan dukungan moril kepada YCQ. YCS lantas meminta Banser berdoa agar proses hukum bisa berjalan secara benar.

“Sahabat-sahabat Ansor, Banser, dan Pagar Nusa yang saya hormati. Terima kasih atas kepedulian dari sahabat-sahabat dan kita semua menghargai aspirasi sahabat-sahabat semua dan aspirasi kita semua sepenuhnya untuk dapat melihat menyaksikan, memenuhi proses hukum yang objektif,” kata YCS lewat rekaman suara, Kamis (12/3/2026) malam.

“Aspirasi sahabat-sahabat sudah disampaikan. Dan marilah sekarang, kita meminta kepada Allah SWT agar dibukakan hati semua orang bahwa apa pun juga, keadilan harus ditegakkan melalui proses yang benar,” lanjutnya.

YCS juga menekankan bahwa setiap kader Ansor siap bertanggung jawab atas setiap apa yang dikerjakan. Dia pun mengatakan, semua aspirasi sudah disampaikan dalam aksi tersebut sehingga meminta semua massa Banser untuk membubarkan diri

“Yang paling penting setelah itu adalah, bahwa kita semua siap mempertanggungjawabkan semua yang kita lakukan ini di hadapan Allah SWT,” tutur YCS.

“Sekarang, setelah semua sudah dilaksanakan dan kita sudah menyatakan isi hati dan pikiran kita, maka saya minta teman teman meneguhkan hati, menyabarkan hati, dan saya minta untuk kembali ke rumah masing-masing, ke tempat masing-masing dengan tertib,” pintanya.

Lebih lanjut, YCS menyampaikan aksi dukungan terhadap YCQ tidak akan berhenti. Dia meminta semua pihak sama-sama menjaga kebenaran agar tidak ada kepentingan yang ikut serta dalam proses hukum yang dijalani YCQ.

“Walaupun tentu saja setelah ini kita akan terus mensyiarkan untuk ikut menjaga, memelihara kebenaran agar ditegakkan dengan benar, ditegakkan tanpa cacat, ditegakkan tanpa ada kepentingan-kepentingan yang lain yang mengotorinya,” ucap YCS.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. jika Allah SWT memberikan pahala yang semulia mulia nya untuk sahabat sahabat semua, saya minta sekarang sahabat sahabat merapikan diri dan kembali ke tempat masing-masing dengan tertib. Semoga dia mendengarkan kata dan pikiran kita, menyaksikan dan kebenaran sebagaimana adanya,” pungkasnya. (IHA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button