Badan Otonom NU

GP Ansor Majenang Siapkan Kader Berintegritas & Berkarakter

GP Ansor Majenang bertekad siapkan Kader Berintegritas dan Berkarakter melalui pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), yang bertujuan membentuk kader militan-ideologis, berkarakter, berdedikasi dan berintegritas, cakap mengelola organisasi yang profesional dan memiliki kapasitas kepemimpinan demi meneruskan cita-cita organisasi dan perjuangan para ulama NU

Pelatihan Kepimpinan Dasar (PKD) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Majenang dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 13-14 Maret 2021, bertempat di Pondok Pesantren SMK Diponegoro Majenang. PKD diikuti oleh 82 peserta dari 11 utusan Ranting GP Ansor se-Majenang,

Ketua PAC GP Ansor Majenang, Syamsul Bakhri mengatakan GP Ansor sebagai organisasi badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama (NU) bercirikan paham keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah memiliki peran penting yakni menjadi bentengnya para ulama NU.

“Eksistensi GP Ansor sama dengan eksistensi NU, yakni melakukan amar ma’ruf nahi munkar, menegakkan syariat Islam, menjaga nilai-nilai tradisi berdasarkan kearifan, pemahaman keagamaan, idiologi ala ahlussunnah wal jamaah, Bhineka Tunggal Ika, Pancasila dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya.

Syamsul Bakhri menegaskan, Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) ini merupakan pendidikan dan pelatihan jenjang awal, pengkaderan anggota baru, sistem kaderisasi GP Ansor bertujuan membentuk kader militan-ideologis, berkarakter, berdedikasi dan berintegritas, cakap mengelola organisasi yang profesional dan memiliki kapasitas kepemimpinan demi meneruskan cita-cita organisasi dan perjuangan para ulama NU.

Di akhir sambutannya Syamsul Bakhri mengingatkan bahwa Kader GP Ansor dalam berkhidmah harus ikhlas, karena tidak mendapatkan bayaran ataupun gaji, hanyalah mengharap ridho Allah SWT, barokah para ulama,

“Kita bersama semoga bisa diakui sebagai santri dari hadrotussyaikh Hasyim Asy’ari.” harapnya.

PKD GP Ansor Majenang Siapkan Kader Berintegritas & Berkarakter
Peserta dan Undangan Pembukaan PKD GP Ansor Majenang dengan Tetap Memperhatikan Protokol Kesehatan

Sebelumnya acara dimulai dibuka dengan basmalah, pembacaan qur’an, menyayikan lagu Indonesia Raya, Subhanol Wathon, dan Mars GP Ansor, acara berlangsung khidmad. Turut hadir Ketua dan pengurus GP Ansor Kabupaten Cilacap, Rois Syuriah dan Tanfidziyah MWCNU Majenang, berserta jajaran pengurus dan Ketua Lembaga maupun Banom NU Majenang.

GP Ansor Membangun Mental-Spiritual

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Cilacap, Aliman, S.Pd., mengatakan GP Ansor telah berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang, terutama pembangunan mental dan spritual pemuda, baik dibidang nasionalisme, idiologi keagamaan, sosial budaya, maupun kemanusiaan.

“GP Ansor adalah wadah pemuda berorganisasi, kaderisasi dan juga sebuah basis, kelompok gerakan. Gerakan yang selalu mengokohkan dirinya secara terus menerus bergerak, tumbuh kembang dan maju. Bersama semua komponen masyarakat, GP Ansor kongkrit mengawal proses-proses peningkatan moralitas bangsa, membulatkan semangat patriotisme, menegakkan integritas bangsa dan mendorong terciptanya peningkatan etos kerja dan kreatifitas pemuda,” katanya

Diapun mengingatkan pada peserta PKD bahwa sebagai anggota GP Ansor harus siap memimpin dan dipimpin,
pasalnya sudah otomatis, laiknya pergerakan harus sesuai dengan peraturan organisasi ( PO).

“Dan berjiwa korsa, harus satu Komando dengan pimpinan.” tegasnya.

Senada dengan Ketua GP Ansor Kabupaten Cilacap, Ketua Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Majenang, KH Hizbullah Huda mengatakan bahwa jalannya roda organisasi itu saling silang yakni bareng-bareng, saling mengisi, mengingatkan dan bersinergi.

“Dalam menjalankan roda organisasi kunci utama adalah komunikasi, koordinasi dan sinergi dan selalu satu komando dengan para pimpinan.” terangnya.

Diapun berharap ada atsar capaian PKD yakni ada pengawalan, supaya setelah pelatihan ada sumbangsih baik di Ranting maupun PAC. Terbangunnya jiwa militansi kader. Kader Ansor hadir dan proaktif dalam kegiatan ke-NU-an baik di PAC atau ranting diharapkan bisa memberi sumbangsih baik tenaga maupun pikiran.

“Kader GP Ansor Majenang setelah PKD harus bermental satria, memiliki rasa tanggung jawab bahwa ansor adalah rumah saya dan harus saya jaga kemaslahatannya. Juga, mampu mengimplementasikannya sesuai nilai-nilai keorganisasian, dan ke NU an.” harapnya

Tindak Lanjut PKD

Ketua PAC GP Ansor Majenang, Syamsul Bakhri, menambahkan guna rencana tindak lanjut (RTL) PKD, Dia meminta mengagendakan pada para alumni PKD untuk bersilaturrahmi kepada para Ketua Ranting NU maupun GP Ansor masing-masing.

“Mereka kita minta bersilaturrahmi kepada Para Ketua Ranting NU dan Pimpinan Ranting GP Ansor. Selama tiga bulan ke depan, alumni PKD harus aktif bergiat di NU maupun di kegiatan GP Ansor juga kegiatan di lingkugannya. Dari keikutsertaanya, kita akan minta laporannya secaar tertulis, sistematis.” katanya

Kegiatan PKD diakhiri dengan proses pembaiatan. Perlu diketahui selama kegiatan PKD tersebut menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan peserta memakai masker, menjaga jaga tempat duduk, dan cuci tangan pakai sabun / hand sanitizer.

Kontributor : Syamsul Bakhri, S.Pd (Ketua PAC GP Ansor Majenang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

13 + fourteen =

Back to top button