TMMD Sengkuyung Tahap 3 Desa Bingkeng, Dayeuhluhur, Cilacap Resmi Dibuka Gus Wagub Jateng Taj Yasin: Ini Wujud Nyata TNI Bersama Rakyat Bangun Desa

NUCOM, Dayeuhluhur, Cilacap — Semangat gotong royong kembali bergema di Bumi Wijayakusuma. Ini Wujud Nyata TNI Bersama Rakyat Bangun Desa. Hal itu baru-baru ini disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Gus Taj Yasin Maimoen, pada upacara peresmian pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Sengkuyung Tahap 3 Tahun Anggaran 2026 di Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Rabu (15/7/2026).
Upacara pembukaan TMMD sengkuyung 3 Tahun Anggaran 2026, Reguler ke-129 ini berlangsung khidmat, meriah dan penuh semangat.
Hadir jajaran Forkopimda, Plt.Bupati Cilacap, Kepala OPD Provinsi dan Kabupaten Cilacap, Dandim 0703 Cilacap beserta jajarannya, Kapolresta Cilacap, hingga Kades, Perangkat Desa, Pendamping Desa (TPP Kemendesa) beserta masyarakat Desa Se Dayeuhluhur, Ansor-Banser, Muslimat, Fatayat, dan para pelajar.
45 Tahun Mengabdi, TNI dan Rakyat Bahu-membahu
Dalam pidatonya, Gus Yasin menegaskan TMMD bukan sekadar program pembangunan. Ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“TMMD ini wujud nyata kolaborasi erat antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa. Selama 45 tahun, semangat gotong royong ini sudah terbukti menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Gus Wagub Jateng.
Tahun ini, Pemprov Jateng menggelontorkan dukungan anggaran sebesar Rp33,2 miliar untuk pelaksanaan TMMD di seluruh wilayah. Sinergi ini diharapkan mempercepat pembangunan yang inklusif dan merata.
Fokus Program: Jalan, Jembatan, Hingga Cegah Stunting
TMMD Sengkuyung Tahap 3 di wilayah kerja Kodim 0703 Cilacap akan berlangsung selama 1 bulan, mulai 15 Juli sampai 13 Agustus 2026.
Dengan kekuatan 36 personel TNI AD, 2 TNI AL, 2 Polri, 5 unsur Pemda, dan dukungan 50 warga setiap hari, satgas akan menggarap sejumlah sasaran:
Adapun Sasaran Fisik Pokok:
- – Pembangunan jalan: perkerasan panjang 800 meter, lebar 4 meter
- – Pembangunan talud: panjang 120 meter
- – Pembangunan jembatan: 1 unit ukuran 4×2 meter
Sasaran Fisik Tambahan:
- – Rehab RTLH 2 unit dari CSR swasta
- – Penanaman 1000 pohon
Sasaran Non-Fisik:
- – Pelayanan: KB gratis, pengobatan gratis, pembuatan akta kelahiran & kematian gratis
- – Penyuluhan: bela negara, wawasan kebangsaan, pencegahan nikah dini, cegah stunting, anti narkoba
- – Pelatihan: kewirausahaan, tata boga, inovasi pakan ternak kambing
- – Sosialisasi: keselamatan lalu lintas, budidaya ikan, kampung CSR
Total anggaran untuk sasaran fisik mencapai Rp746 juta, belum lagi ditambah non-fisik. Adapun anggaran fisik tersebut berasal dari APBD Provinsi Rp246 juta dan APBD Kabupaten Rp500 juta. Ditambah Rp30 juta dari CSR untuk RTLH.
Target Turunkan Kemiskinan dan Dorong Ekonomi
Gus Yasin meminta agar program TMMD tidak berhenti di seremonial. Dia mendorong satgas dan Pemkab/Pemkot untuk mengoptimalkan program prioritas seperti ketahanan pangan, air bersih, penurunan stunting, hingga rehabilitasi tempat ibadah.
“Saya optimis TMMD ini akan memberikan kontribusi nyata bagi desa. Ini juga mendukung target RKPD Jateng 2026: menurunkan angka kemiskinan ke 8,53% – 8,70% dan mendorong pertumbuhan ekonomi 5% – 6%. Ini bekal kita menyongsong bonus demografi dan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama agar seluruh kegiatan TMMD berjalan lancar dan diridhoi. Dengan semangat “Bismillahirrahmanirrahim”, TMMD Reguler ke-129 dan Sengkuyung Tahap 3 Tahun 2026 resmi dibuka.
“Selamat bekerja, selamat berkolaborasi. Semoga masyarakat semakin merasakan kehadiran negara dan TNI dalam meningkatkan kesejahteraan,” pungkas Gus Yasin. (IHA)
Baca juga: Resmi Dilantik 120 Anggota DPRD Jateng Masa Bakti 2024-2029





