Amaliyah & Ubudiyah

Semaan Al-Qur’an, Rutinan Muslimat NU Nusawungu

Semaan Al-Qur’an merupakan acara rutinan Rabu Pahing yang biasa digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Nusawungu. Kegiatan amaliyah Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) ini diselenggarakan di Desa Banjarsari Kecamatan Nusawungu pada hari rabu (17/11).

Kegiatan Semaan  Al Qur’an Muslimat NU Nusawungu sudah lama tidak digelar karena pandemi Covid ’19 yang melanda hampir di seluruh penjuru dunia. Muslimat NU Nuawungu pun mematuhi anjuran pemerintah untuk menunda semua kegiatan yang mengundang banyak massa.

Kegiatan semaan Al Qur’an ini merupakan acara rutinan Rabu pahing yang kedua setelah pandemi. Kegiatan yang pertama dilaksanakan yaitu di Banjareja pada bulan oktober lalu. Peserta pada acara ini juga dibatasi, hanya 10 orang tiap ranting.

Namun saat ini, semaan Al Qir’an Muslimat NU Nusawungu yang diselenggarakan di Banjarsari peserta sudah mulai ditambah menjadi 15 0rang tiap Ranting. Hal ini dilakukan karena sudah ada kelonggaran dari pemerintah. Semaan Al Qur’an pada masa normal biasanya partisipannya sampai ribuan orang.

Menurut Elok Faiqoh Al Hafidhoh dari Desa Nusawungu sekaligus pengisi acara ini mengatakan bahwa membaca Al Qur’an sangat besar pahalanya. Membaca satu huruf dari Al-Qur’an saja pahalanya sepuluh, apalagi membaca satu surat. Ini harus menjadi motivasi yang kuat bagi semua yang terlibat dalam Semaan Al Qur’an.

Artikel Terkait

semaan Al Qir’an Muslimat NU Nusawungu

“Al Qur’an adalah Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia di dunia sampai akherat. Al Qur’an akan memberi syafa’at kelak diakherat bagi siapa saja yang membaca dan mengamalkannya” tegas beliau.

Baca Juga

Ketua PAC Muslimat NU Nusawungu, Hj. Tunjaenah mengucapkan banyak terimakasih kepada ranting muslimat banjarsari yang telah sukses menyelenggarakan acara semaan Al Qur’an ini.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih pada semua pengurus muslimat ranting banjarsari dan semua warga masyarakat yang telah mendukung acara ini. Acara ini sudah sangat sukses berkat kerja keras kalian warga Muslimat NU di Ranting Banjarsari” ungkap beliau.

Menurut beliau menyiapkan tempat dan menyediakan sarana pendukung adalah bentuk shadaqah, ibadah, juga tolong menolong dalam hal kebaikan; juga termasuk tolong menolong dalam hal takwa dan kebaikan.

Ketua Muslimat NU Ranting Banjarsari Lapini, dalam sambutannya mengungkapkan permohonan maaf kepada yang hadir jika terdapat banyak kekurangan dalam pelaksanaan Semaan Al Qur’an Muslimat NU Nusawungu dan dalam penyambutan peserta.

Kontributor: Aida Robiyah

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

three × three =

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button