Santunan Muharram, UPZIS Kesugihan Sasar 52 Anak Yatim

NU CILACAP ONLINE – Menyambut dan memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Unit Pengelola Zakat, Infaq, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kesugihan merealisasikan kepedulian sosialnya dengan menggelar acara santunan bagi anak yatim.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (30/06/2026) bertempat di Komplek Pesantren Salafiyah Karangkandri. Sebanyak 52 anak yatim dari berbagai desa di Kecamatan Kesugihan hadir secara langsung sebagai penerima manfaat.
Tiga Program Unggulan Bulan Muharram
Ketua UPZIS MWCNU Kesugihan, Sahabat Khamimusshodik, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan satu dari tiga rangkaian program unggulan yang dicanangkan khusus pada momentum bulan Muharram tahun ini.
“Bismillahirrahmanirrahim. Bahwasanya UPZIS Kesugihan itu untuk Muharram memiliki atau membuat tiga program unggulan,” ujar Khamimusshodik saat diwawancarai oleh NU Cilacap Online. Baca juga Tiga Program Unggulan PCNU Cilacap Tahun 2026 Apa Saja?
Khamim pun merinci ketiga program strategis yang didanai melalui optimalisasi Koin KOCAB (Koin Kotak Infak Nahdlatul Ulama) tersebut:
Khitanan Massal untuk Duafa
Program ini menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu. “Alhamdulillah sudah ada 20 anak, ditambah nanti tanggal 12 ada tambahan 10 anak lagi. Insyaallah bertempat di Pondok Pesantren Anwarun Najah. Program khitan ini penting untuk membantu kaum duafa. Ketika anak sudah ingin khitan namun orang tua keberatan biaya, di sinilah Koin Gocap tampil untuk meringankan beban mereka,” jelasnya. Baca juga Merawat Tradisi, Menyambut Ramadhan; Khidmah Alquran
Santunan Anak Yatim, Piatu, dan Duafa
Program kedua adalah santunan yang dilaksanakan hari ini dengan menyasar 52 anak se-Kecamatan Kesugihan. Khamimusshodik menekankan bahwa aksi nyata ini merupakan bentuk pengejawantahan dari nilai-nilai Al-Qur’an.
“Ini tentu sebagai implementasi dari Surat Al-Ma’un: ‘Ara’aitalladzii yukaddzibu biddiin, fadzaalikalladzii yadu”ul yatiim’ dan seterusnya. Alhamdulillah berjalan lancar untuk 52 anak se-Kecamatan. Masing-masing ranting (desa) mengirimkan dengan persentase jumlah yang berbeda-beda, disesuaikan dengan perolehan koin dari masing-masing ranting tersebut,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, anak-anak yatim juga dihibur dengan game-game seru. Mereka mengikuti kegiatan dengan antusias dan bahagia.
Pelatihan Pemulasaraan Jenazah
Program ketiga yang telah sukses dilaksanakan pada hari sebelumnya adalah pelatihan pemulasaraan jenazah. Program edukatif ini menyasar para koordinator desa (Kordes) serta Koordinator Lapangan (Korlap) Koin KOCAB di wilayah Kecamatan Kesugihan agar memiliki keterampilan yang merata di tengah masyarakat.
Pihak UPZIS MWCNU Kesugihan bersyukur atas tingginya antusiasme para pengurus, korlap, serta masyarakat dalam menyukseskan rangkaian agenda sosial keagamaan ini. Ke depan, gerakan kemandirian umat melalui koin NU diharapkan terus tumbuh demi kemaslahatan yang lebih luas.
“Alhamdulillah mereka sangat antusias mengikuti program-program yang kami buat. Harapannya, seluruh program di UPZIS MWCNU Kesugihan ini memberikan manfaat nyata secara sosial kemasyarakatan, sekaligus menjadi implementasi dari dawuh-dawuh Rasulullah SAW terkait keutamaan infak dan sedekah,” pungkas Khamimusshodik. (Naeli Rokhmah/Red)





