Penginapan Wartawan Muktamar NU Ke-35 Tanpa Kasur Tapi Ada Bantalnya, Sementara Media Center Lengkap

JOMBANG, NUCOM — Di balik hiruk pikuk Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang para wartawan mendapat dua “rumah” berbeda yaitu tempat tidur seadanya, tanpa kasur tapi ada bantalnya, sementara media center sebagai ruang kerja lengkap.

Untuk penginapan, panitia menempatkan awak media di gedung SMK TI Annajiah, kawasan Tambakberas. Tepatnya timur Makam KH Abdul Hamid Wahab Hasbullah. Kondisinya sederhana. Walau dengan karpet, dan ada bantalnya tapi tidak tersedia kasurnya. Sehingga beberapa Wartawan memenuhi perlengkapan tidurnya dengan menyewa, maupun membeli di sekitar lokasi Muktamar.

Meski begitu, jarak penginapan dan media center dekat, kurang lebih 300 meter, begitu pula dengan lokasi kegiatan Muktamar, hal ini memudahkan mobilitas peliputan 24 jam.

Baca juga: Sebanyak 525 Jurnalis Menerima ID Card Wartawan Resmi Muktamar NU Ke-35

Fasilitas Media Center, Ruang Kerja

Sebagai penyeimbang, panitia Muktamar ke-35 NU menyiapkan Media Center di Aula Yayasan Pesantren Bahrul Ulum, tepat di depan Masjid Jami’ Bahrul Ulum.

Tempat ini khusus untuk wartawan yang sudah terdaftar resmi sebagai peliput Muktamar.

Fasilitas yang disediakan untuk mendukung kerja jurnalistik, antara lain:

  • Ruang kerja dan istirahat yang cukup nyaman
  • Akses free Wi-Fi dan internet bebas gangguan
  • Komputer untuk editor
  • AC dan toilet yang dijaga kebersihannya
  • Konsumsi berupa jatah makan siang dan makan malam yang bisa diambil kapan saja

“Media Center ini kami siapkan sebagai ruang bersama bagi teman-teman media yang bertugas. Harapannya, selain mendukung kebutuhan kerja jurnalistik, tempat ini juga bisa menjadi ruang untuk beristirahat dan berkomunikasi antar rekan media,” ujar Koordinator Seksi Dokumentasi dan Publikasi Muktamar ke-35 NU, Hari Usmayadi atau Cak Usma.

Dia menambahkan, Media Center juga berfungsi sebagai titik kumpul agar para jurnalis tidak perlu keluar jauh dari area Muktamar hanya untuk mencari tempat kerja atau makan.

Padu Padan Sederhana tapi Fungsional

Padu padan antara penginapan seadanya di SMK TI Annajiah dan fasilitas Media Center yang lengkap ini menjadi strategi panitia lokal.

Tempat tidur sederhana untuk efisiensi, sementara ruang kerja difasilitasi maksimal agar proses produksi berita tidak terhambat.

Panitia mengimbau seluruh wartawan yang bertugas untuk memanfaatkan Media Center secara optimal selama Muktamar berlangsung.

Dengan skema ini, diharapkan para jurnalis tetap bisa bekerja nyaman dan cepat menyebarluaskan dinamika Muktamar ke-35 NU kepada masyarakat, meski harus “tidur keras” di SMK TI Annajiah.***(IHA)

Baca juga: Di Tengah Arena Muktamar Politik NU Ada Arena Pencerahan: Lesbumi PBNU Wadahi Kreativitas Seniman Sejagat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button