Lembaga NU

Pembekalan Beasiswa LAZISNU-UNUGHA Diikuti 86 Camaba

Pembekalan Calon Mahasiswa Baru (Camaba) program Beasiswa NU Care LAZISNU Cilacap bersama Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap angkatan pertama digelar, Jum’at (12/08/2022). Sebanyak 86 orang calon mahasiswa baru mengkuti pembekalan ini di komplek gedung Kampus UNUGHA Cilacap.

NU Cilacap Online menemui ketua NU Care LAZISNU Cilacap H Wasbah Samudra, mengatakan bahwa ini adalah program pertama LAZISNU untuk beasiswa perguruan tinggi.

“Alhamdulillah hari ini NU Care LAZISNU Cilacap telah melaksanakan pembekalan calon mahasiswa baru program beasiswa . Ini adalah yang pertama kalinya LAZISNU Cilacap pada program beasiswa perguruan tinggi,” ungkap Wasbah.

Dalam hal ini NU Care LAZISNU Cilacap telah membagi 3 macam beasiswa. Yakni beasiswa tahfidz sebesar 100 persen, beasiswa Petugas Lapangan Penjemput Koin (PLPK) sebesar 75 persen, dan beasiswa scholarship sebesar 50 persen.

“Ini adalah gelombang pertama dan telah terdaftar sejumlah 86 orang calon mahasiswa dengan rincian 16 orang beasiswa 100 persen dengan jalur tahfidz, 12 orang beasiswa 75 persen dengan jalur Petugas Lapangan Penjemput Koin (PLPK) dan sisanya adalah beasiswa scholarship dengan beasiswa 50 persen,” terang Wasbah,

Calon mahasiswa baru program beasiswa LAZISNU mendaftar melalui link. Wasbah mengatakan program ini akan berlanjut karena gelombang kedua akan dibuka.

“Ini akan terus berlanjut karena gelombang kedua program beasiswa NU care LAZISNU Cilacap masih ada,” tambahnya.

Program ini adalah bukti bahwa Nahdlatul Ulama hadir di tengah-tengah masyarakat bahwa NU peduli dengan dunia pendidikan.

“LAZISNU dengan program beasiswa dapat merekrut ataupun menerima pendaftaran dari masyarakat. Harapannya akan melahirkan intelektual muda yang hebat di profesinya masing-masing. Sehingga nanti lahir generasi yang hebat,” kata Wasbah.

Baca juga

Pendampingan Wirausaha

Wasbah juga mengatakan bahwa di prgram beasiswa tersebut, NU Care Cilacap melakukan pendampingan sesuai dengan kompetensi masing-masing.

“Ada program kuliah sambil mngaji untuk beasiswa tahfidz. Kami juga akan melakukan pendampingan wirasusaha sesuai dengan bakat masing-masing. Kami di tingkat cabang akan mendorong denganegiatan-kegiatan yang akan meningkatkan kapasitas mereka dengan orientasi latihan berwirausaha, belajar dai,” lanjut Wasbah.

“Jadi mahasiswa adalah masa yang efektif, masa yang sedang jaya-jayanya. Jangan disia-siakan. Dunia kampus jangan hanya dijadikan dunia pendidikan, tetapi juga dapat meningkatkan kemampuan lainnya. Buatlah kampus jadi pembuat jaringan, ajang berorganisasi cari pengalaman-pengalaman,” pesan Wasbah.

Penandatangan MOU Beasiswa LAZISNU-UNUGHA

Di akhir Wasbah berharap program ini akan menghasilkan SDM yang hebat sesuai dengan kompetensi masing-masing yang nantinya siap terjun mengabdi di masyarakat.

“Semoga nanti outputnya akan berdaya, dapat mengabdikan diri, dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia sehingga mahasiwa menjadi intelektual muda yang hebat di profesinya masing-masing,” ujar Wasbah.

Sementara Wakil Rektor 2 H Shoiman Nawawi mengucapkan selamat kepada calon mahasiswa. Ia menghimbau kepada mahasiswa untuk benar-benar memanfaatkan beasiswa untuk meningkatkan kualitas diri.

“Selamat kepada semua mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari LAZISNU baik yang 50% dan 75 % dan 100 persen. Mahasiswa semua sudah berkumpul di sini, ini merupakan gerbang awal kita. Semoga dapat meningkatkan kapasitas. 4 tahun akan berjalan, kemampuan akan diasah. Alhamdulillah ,” kata H Shoiman.

Lebih lanjut ia memberikan apresiasi kepada LAZISNU, “Ini sangat mulia, sangat produktif dan ini adalah tempat untuk menyiapkan SDM.”

Selamat Datang Calon Mahasiswa Baru

“Terima kasih kepada LAZISNU Cilacap yang telah menginisiasi program beasiswa. Selamat datang kepada camaba bergabung di kampus UNUGHA, ini adalah sebuah pilihan, program ini sangat mulia. Ikuti program-program yang produktif,’ pesannya di hadapan mahasiswa.

Eva Rahmawati salah satu penerima beasiswa mengaku bersyukur karena keinginannya akan terwujud untuk berkuliah. Eva panggilannya adalah santri Pesantren Enterpreneur Dar Al Raudah Kalimantan Tengah. Ia mendaftar jalur beasiswa Scholarship LAZISNU-UNUGHA.

“Sangat berterima kasih sekali sudah ada beasiswa melalui LAZISNU karena saya lulusan tahun 2021 waktu itu mengabdi dulu di pondok jadi gak bisa melanjutkan kuliah pada tahun 2021.Akhirnya keinginan itu terwujud di tahun ini 2022 dan Alhamdulillah dapet beasiswa dari LAZISNU Cilacap,” ungkapnya.

“Eva mengaku mendapatkan informasi adanya beasiswa di Facebook. “Saya tahu adanya info besiswa ini lihat Kiriman di Facebook, akhirnya saya tertarik untuk mendaftar,” jelas Eva.

Eva yang sebelumnya tinggal Kalimantan Tengah bersama orang tua memantapkan diri pergi ke Pulau Jawa untuk mewujudkan cita-citanya untuk kuliah di UNUGHA. Ia mengaku saat ini tinggal di rumah kerabatnya di Kecamatan Sidareja, Cilacap.

Cerita lain mengalir dari Risma Puput Safitri asal dari Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten. Gadis ini adalah lulusan MAN 3 Banyumas. Ia juga santri dari pondok pesantren Tanfidzul Quran Tambak Banyumas.

“Saya senang sekali dapat berkesempatan untuk ikut beasiswa LAZISNU Cilacap dan UNUGHA. Saya mendaftarkan diri sebagai Santri Tahfidzul Quran. Alhamdulillah saya mendapatkan beasiswa 100 persen,” katanya.

Acara yang berlangsung sejak pagi itu berakhir menjelang dzuhur. Di akhir acara calon mahasiswa melakukan Penandatanganan Pakta. (Naeli Rokhmah)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button