PCNU Cilacap Salurkan Bantuan Air Bersih Tahap Ke-52 di Bojong Kawunganten

NU CILACAP ONLINE – Menjawab krisis air bersih akibat kemarau panjang, NU Cilacap Peduli bersama NU Care-LAZISNU dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Cilacap kembali mendistribusikan bantuan air bersih tahap ke-52 pada Ahad (23/8/2026).
Aksi kemanusiaan kali ini menyasar dua lokasi di Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, yakni Dusun Bugelsampang dan Dusun Jayagiri. Sebanyak 16.000 liter air bersih disalurkan langsung untuk menyasar sedikitnya 200 Kepala Keluarga (KK) yang mengalami kesulitan air dalam beberapa bulan terakhir.
Suasana haru dan antusias mewarnai kedatangan armada tangki air di Dusun Bugelsampang. Ratusan jeriken, galon, dan ember milik warga tampak berjajar rapi menanti giliran pengisian. Para relawan dengan sigap membantu menyalurkan air ke wadah-wadah penampungan tersebut.
“Sudah dua bulan ini saya ngangsu (mengambil air) ke sumur tetangga untuk kebutuhan cuci, mandi, dan memasak,” tutur Tuminah (70), salah satu penerima manfaat saat mengantre air.
Aksi sosial ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Thietha Ernawati Suwarto, yang turun langsung menyapa warga dan menyerahkan bantuan secara simbolis. Mbak Thietha, sapaan akrabnya, menyampaikan rasa keprihatinannya atas krisis kekeringan yang menimpa masyarakat setempat.
“Hari ini saya bersama NU Cilacap Peduli datang membawa air bersih untuk warga. Semoga bermanfaat,” ujarnya.

Komitmen PCNU Cilacap Terus Berlanjut
Sekretaris PCNU Cilacap, Aliman, didampingi Ketua LPBI NU Cilacap, H. Basith Wahib, menegaskan komitmen NU Peduli untuk terus mendampingi warga hingga krisis air teratasi. Baca juga Ke Bojong Naik Perahu, Layanan Kesehatan Korban Banjir
Aliman menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian berkelanjutan dari organisasi terhadap kondisi masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini PCNU Cilacap melalui NU Peduli mengirimkan bantuan air bersih ke wilayah Bojong, Kawunganten. Dan hari ini adalah kegiatan yang ke-52 kalinya. Hari ini ada dua titik untuk wilayah Bojong,” ujar Aliman di sela-sela kegiatan pendistribusian.
Lebih lanjut, Aliman menambahkan bahwa aksi sosial ini akan terus dilanjutkan mengingat tingginya kebutuhan masyarakat.
“Penyaluran bantuan air bersih ini akan terus dilanjutkan pada hari-hari berikutnya ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan dengan target pengiriman tiga hingga empat tangki air per hari. Harapannya mudah-mudahan air ini bisa bermanfaat untuk warga masyarakat, dan kita juga berharap dan berdoa agar hujan segera turun,” jelasnya.
Capaian Kumulatif Program NU Peduli
Penyaluran hari ini genap menambah catatan panjang aksi tanggap darurat bencana kekeringan di Kabupaten Cilacap. Berikut adalah rincian capaian distribusi sejauh ini:
Total Volume Air: 548.000 Liter
Total Titik Salur: 52 lokasi distribusi
Total Penerima Manfaat: 5.200 KK
Ketua LPBI NU Cilacap, H. Basith Wahib, menjelaskan bahwa krisis air di Cilacap mencakup area yang cukup luas. “Terdapat 13 kecamatan di Kabupaten Cilacap yang berpotensi besar mengalami kekeringan ekstrem,” ungkapnya di sela-sela penyaluran air.
Basith menambahkan bahwa sedikitnya 34 desa diproyeksikan akan sangat terdampak dan membutuhkan pasokan air darurat.
“Hingga saat ini, tim gabungan telah berhasil mendistribusikan air bersih ke 9 kecamatan terdampak. Jangkauan distribusi tersebut mencakup hampir 80 persen dari total wilayah darurat kekeringan,” ujar Basith.
Ke depannya, penyaluran akan terus berlanjut ke desa-desa lain berdasarkan permohonan atau permintaan resmi dari masing-masing wilayah.
“Terima kasih kepada para donatur yang telah berkontribusi melalui Koin NU sehingga LAZISNU bisa terus menyalurkan bantuan air bersih melalui sinergi NU Cilacap Peduli,” tandas Basith.





