Badan Otonom NU

PAC GP Ansor Sidareja Peringati Harlah ke 87 dan Buka Bersama

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidareja menggelar potong tumpeng dan buka bersama dalam rangka memperingati Hari Lahir GP Ansor ke-87 tahun. Bertempat di Gedung Sekretariat Bersama Pendidikan dan Pusat Dakwah (SetBerDikPusWah) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidareja pada Ahad sore, 25 April 2021 lalu.

Acara tersebut dihadiri oleh 65 kader Ansor Sidareja serta beberapa tamu undangan. Ketua MWCNU Sidareja, H M. Sunardi Iwan Susanto yang turut hadir, dalam sambutannya mengucapkan selamat memperingati harlah kepada Ansor.

“Selamat hari lahir yang ke-87. Ansor merupakan badan otonom yang lebih awal didirikan oleh NU, maka Ansor harus menjadi motivator bagi banom lain, serta menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi situasi masa kini khususnya di wilayah Sidareja.” tuturnya.

Selain itu, hadir pula Wakil Rois Syuriah MWCNU Sidareja, Ky Muhammad Khadirun, Sekretaris II MWCNU Sidareja, Nuryadin, S.Kom, Ketua Lembaga Dakwah (LD) MWCNU Sidareja, Ky. Ahmad Amrun, Sekretaris LD MWCNU Sidareja, Ky. Ahmad Rofingi, Ketua PAC GP Ansor Sidareja, Ahmad Mundori, S.Pd.I, Kasatkoryon Banser Sidareja, Wille Hartoyo, S.P. serta Ketua PAC Fatayat NU Sidareja, Umi Sangadah, S. Pd.I dan Sekretarisnya, Ike Asmara Putri, S. Pd.

Sekretaris MWCNU Sidareja, Nuryadin, S.Kom. menyampaikan himbauan untuk bersama-sama dengan MWCNU untuk saling mendukung program yang ada. “Alangkah baiknya sebagai warga nahdliyin menunjukkan kedewasaan dalam berorganisasi dengan senantiasa meningkat tata kelola organisasi, berpedoman pada peraturan dasar dan rumah tangga Ansor serta meningkatkan kaderisasi. Banser adalah bagian dari Ansor, berada dalam satu komando dan koordinasi dengan Ansor.” imbuhnya.

Sebagai banom yang sama-sama berada di usia produktif, Ketua PAC Fatayat NU Sidareja, Umi Sangadah, S.Pd.I senantiasa bersinergi dan memberi dukungan dalam setiap kegiatan. Terbukti dengan hadirnya pemudi NU ini di peringatan Harlah Ansor.

Menjelang buka puasa, Wakil Rais Syuriyah MWCNU Sidareja, Ky. Muhammad Khadirun turut memberikan santapan rohani dengan memberikan wejangan dan penuturan materi tentang sejarah Ansor.

“Sebagai banom yang pertama didirikan oleh NU, tentunya para kader Ansor harus selalu berjuang dan menjadi kader yang siap dan mumpuni dalam berbagai hal.” ucap beliau.

Setelah adzan maghrib berkumandang para peserta membatalkan puasanya dan melaksanakan shalat maghrib berjamaah, dilanjutkan potong tumpeng sebagai bentuk rasa syukur di harlah Ansor ke-87 ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

17 − 6 =

Back to top button