Menag KH Nasarudin Umar Hadiri Haul Syaikh Abdullah Sayuti Ponpes El-Muslim Pesahangan Cimanggu

NU Cilacap Online – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasarudin Umar, menghadiri serangkaian kegiatan akbar di Pondok Pesantren El-Muslim, Pesahangan, Kecamatan Cimanggu, Cilacap, pada Ahad (3/8/2025).

Kegiatan Akbar Haul ke-45  Syaikh KH Abdullah Sayuti pendiri Ponpes El-Muslim Pesahangan. Kunjungan ini menjadi momen bersejarah dan bagi para santri, dan masyarakat Cimanggu Cilacap.

Sejak pagi hari, kegiatan diawali dengan ziarah ke makam pendiri pesantren, Syaikh KH Abdullah Sayuti. Acara dilanjutkan dengan peresmian Pojok baca Nahdliyin (PBN) Cimanggu, tausiyah kebangsaan oleh Menteri Agama, dan Katib Aam PBNU Dr. KH Said Asrori serta pelaksanaan Kopdarnas (Kopi Darat Nasional) Pojok Baca Nahdliyin.

Kegiatan Kopdarnas Pojok baca Nahdliyin ini sekaligus menjadi ajang penguatan literasi dan pemikiran Islam moderat.

Literasi sebagai Benteng dari Arus Informasi

Ketua Pojok Baca Nahdliyyin Kabupaten Cilacap, KH. Aryo Subroto, sekaligus Ketua Lembaga Ta’lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Cilacap menegaskan bahwa gerakan Pojok Baca merupakan bagian dari ikhtiar komunitas Nahdliyyin untuk membudayakan literasi dan meningkatkan minat baca di tengah gencarnya literasi digital.

Menurutnya, gerakan ini hadir sebagai respon terhadap derasnya arus informasi di media sosial yang sering kali minim literasi dan kurang dapat dipertanggungjawabkan.

“Pojok Baca ini adalah sekelompok jamaah yang ingin membudayakan literasi dan meningkatkan budaya baca di kalangan Nahdliyyin. Agar kita tidak terombang-ambing oleh informasi yang luas tapi tidak tersaring,” ujar KH. Aryo Subroto.

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi ruang edukatif yang mendorong masyarakat, khususnya warga Nahdliyyin, untuk lebih selektif dan bijak dalam menyikapi informasi.

Dengan membangun budaya literasi, masyarakat tidak hanya menjadi pembaca aktif, tetapi juga mampu berpikir kritis dan selektif.

Pengasuh Ponpes El-Muslim  Dr. KH Fathul Aminuddin Aziz sekaligus panitia mengatakan melalui gerakan Pojok Baca Nahdliyin, pesantren diteguhkan kembali sebagai ruang edukatif yang menjunjung tinggi nilai toleransi, kebangsaan, dan kebudayaan.

“Kami sangat bersyukur atas kehadiran Bapak Menteri Agama KH Nasarudin Umar dan Katib Aam PBNU KH Said Asrori. Ini bentuk nyata perhatian dan semoga menjadi keberkahan terhadap eksistensi pesantren kami” kata Pengasuh Ponpes El-Muslim, KH Aminuddin.

Tak hanya dihadiri  tokoh agama, pengurus PCNU Cilacap dan pejabat dari Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Kankemenag Cilacap, kegiatan ini juga menyatukan berbagai elemen masyarakat seperti  komunitas literasi, penggiat Pojok Baca Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia, tokoh muda NU, hingga para santri pondok pesantren.

Melalui acara ini, diharapkan tumbuh semangat baru dalam gerakan literasi santri, serta semakin mengukuhkan pesantren sebagai benteng utama pendidikan karakter bangsa.

Penulis: Khayaturrohman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button