Kota Majenang Gudangnya Kopi Termahal di Jawa

NU Cilacap Online — Orang sekarang mungkin tak menyangka bahwa Kota Majenang di masa lalu adalah Gudang Kopi bahkan termahal di Jawa, hal ini dikemukakan oleh Sejarawan Dayaluhur Ceceng Rusmana saat dirinya menjadi narasumber dalam acara “Rembug dulur netepaken laire Majenang” di pendopo kecamatan Majenang, Cilacap. Minggu (1/2/2026) malam.
Dia menunjukkan dari pendopo Majenang saat ini, ke arah selatan pada masa lalu berfungsi sebagai pelabuhan sungai. Demikan dijelaskan dari peta-peta lama,
“Maka jangan heran kalau daerah itu kerap banjir, karena di masa lalunya pelabuhan sungai yang sekitarnya rawa-rawa,” terangnya
Dalam keterangan literatur dijelaskan dan disajikan sebagai data sejarah dengan menunjukkan atas keberadaan adanya gudang kopi di Kota Majenang ini.

“Pengangkutan kopi menuju laut dilakukan melalui jalur air: dari Sungai Cilopadang, berlanjut ke Cikawung, kemudian masuk ke Citanduy, hingga mencapai pesisir Cilacap, sebelum akhirnya dikirim ke Eropa,” terangnya.
Adapun Majenang Raya yang meliputi katakanlah sekarang Dawamancung, (Dayeuhluhur, Wanareja, Majenang, Cimanggu, Karangpucung) dulunya merupakan penyedia produsen Kopi,
“Kopi tersebut ditanam di kawasan pegunungan Cendana Salebu hingga Cilopadang sana, serta berasal dari berbagai wilayah pedalaman Dayaluhur” ungkapnya.
“Pada masanya, inilah kopi Jawa yang termahal, bernilai 10 gulden per pikul, ketika kopi dari wilayah lain hanya dihargai sekitar 6 gulden per pikul.” pungkasnya. (IHA)





